20141011_172113

Pelaku rampok Binduriang harus mendapatkan perawatan di RS Lubuk Linggau karena didor petugas ketika mencoba kabur

kupasbengkulu.com – Perampok muda yang diduga kerap melakukan aksinya di jalan lintas Curup – Lubuk Linggau, berinisial Rk (20) pakhirnya harus pensiun dini setelah mendapat bingkisan tiga butir timah panas ditubuhnya.

Rk yang tercatat sebagai warga Desa Gardu, Kepala Curup ditangkap ketika sedang melanjutkan aksi perampokan terhadap seorang korban bernama Syawaludin (17) warga Desa Air Apo, Binduriang, Sabtu (11/10/2014) sekitar pukul 11.00 WIB, di kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT).

Berawal dari laporan korban, petugas beserta warga yang sudah geram dengan aksi perampokan ini segera mengejar pelaku. Awalnya, pelaku sudah ditahan warga yang menemukannya dan dibawa ke Unit Patroli Polsek PUT.

Namun, karena mencoba kabur, Rk terpaksa dilumpuhkan dengan tiga tembakan yang menghujam kakinya. Akhirnya, Rk berhasil diamankan bersama dengan barang bukti motor Jupiter MX nopol BD 5911 PL miliknya yang digunakan ketika beraksi.

Sebelumnya, korban yang dihadang pelaku sempat ditendang sehingga terjatuh kebadan jalan. Ia sebelumnya ingin memberikan perlawanan, namun kalah jumlah karena Rik beraksi bersama beberapa orang rekannya.

Setelah jatuh dan tak berdaya, ia harus pasrah melihat sepeda motor kesayangannya dibawa kabur oleh Rk dan rekan-rekannya. Korban segera meminta pertolongan dan bertemu dengan warga Desa Tak Toi, Kecamatan PUT. Kemudian, warga desa tersebut langsung bersama-sama mengejar pelaku. Disisi lain, setelah mendapat laporan ini, Polsek PUT segera bergerak mencari pelaku.

Nahas bagi para pelaku, mereka justru bertemu dengan unit patroli Polsek ketika sedang dalam pelarian. Mereka segera putar kemudi, sedangkan petugas tidak henti memburunya. Celaka sekali lagi bagi para pelaku, pelarian mereka kearah Desa Taktoi PUT, mendapat “sambutan” dari warga setempat yang sudah mengetahui identitas pelaku.

Hasilnya, mereka terkepung dan meninggalkan sepeda motornya. Namun, warga masih sempat mengamankan Rk dan segera membawanya ke petugas. Tidak hanya mengamankan, warga juga sempat memberi hadiah lain pada Rik, yakni pukulan dan terjangan.

Meski sudah terkepung, karena merasa sendirian, Rik segera mencoba kabur, ketika pengawasan terhadapnya mulai longgar. Sayang, sebelum sempat melangkah jauh, langkahnya dihentikan oleh tembakan.

Dikonfirmasi, Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Edi Suroso membenarkan hal ini. Bahkan, setelah melakukan pengembangan kasus ditemukan fakta bahwa Rk adalah salah satu pelaku yang merampok serta membunuh warga Mirasi hingga tewas beberapa waktu yang lalu.

”Pelaku sudah diamankan, setelah mendapatkan tembakan dari petugas karena mencoba kabur, hasil identifikasi selanjutnya menyatakan bahwa tersangka merupakan pelaku perampokan yang menewaskan warga Mirasih beberapa waktu yang lalu,” pungkas Edi.(vai)