warga temukan ular piton

warga temukan ular piton

Seluma, kupasbengkulu.com – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Seluma menyebabkan 300 hektare perkebunan kelapa sawit warga di Desa Rawa Sari, Kecamatan Seluma Timur, terendam banjir hal itu juga mengakibatkan hewan liar jenis ular piton merangkak naik ke lahan perkebunan warga yang kering.

Banjir dengan kedalaman satu setengah meter tersebut membuat aktifitas 150 Kepala Keluarga (KK) lumpuh total hanya ada sebagian warga yang beraktifitas membersihkan kebun kelapa sawit miliknya.

Kepala Desa Rawa Sari, Hanafi Ali menuturkan dari 295 KK penduduk di desa Rawa Sari mayoritas berpenghasilan dari perkebunan kelapa sawit.

“Hari ini aktifitas petani lumpuh total, hanya ada beberapa petani yang masih menjalankan aktifitasnya, karena luapan air dari drainase induk perbatasan dengan perkebunan milik PT. Agri Andalas mampet mengakibatkan 300 hektare perkebunan warga terendam bajir,”jelasnya.

Untuk menunggu air tersebut kering lanjut Hanafi dapat memakan waktu lima hari.

“Drainase tersebut dulunya lebarnya 10 meter dan sekarang sudah menyempit menjadi tiga meter selain itu juga terjadi pendangkalan karena tidak pernah dibersihkan,”tambahnya.

Sementara itu sejumlah warga yang tetap menjalankan aktifitasnya menemukan ular piton dengan panjang 5 meter.

“Sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi saya sedang membersihkan kebun menggunakan mesin dan ular tersebut tersenggol dengan mesin kemudian saya memanggil 4 rekan saya untuk membantu menangkapnya,”jelas Heri Warga Jalan Merpati RT II Desa Rawa Sari, Jumat (7/11/2014).

Saat ini, Kata dia ular tersebut sedang diobati karena luka dibagian tubuhnya akibat terkena pisau mesin rumput.

Diketahui keempat rekan Heri yang ikut menangkap ular piton tersebut yakni Sukariadi, Jumadi, Gari dan Mamat keempat warga ini juga merupakan warga RT II Desa Rawa Sari.(cee)