Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo

Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Dari 92 pulau terluar di seluruh Indonesia, 12 pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain perlu diperhatikan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang sekarang dipimpin Susi Pudjiastuti.

Menurut Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol. Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo memberi apresiasi terhadap adanya rencana yang lebih memperhatikan pengamanan laut yang di mumbarkan Mentri Susi Pudjiastuti tersebut. Sehingga laut Indonesia lebih terjada lagi, tak seperti kejadian seperti sebelumnya, adanya kalim pulau dari negara lain.

“Kalau beliau sudah menyampaikan seperti itu saya harap benar-benar dilaksanakan,” ungkap Amrin Rosihan.

Dikatakannya, pengaman ini harus lebih ditingkatkan lagi dari sebelumnya. Pasalnya, laut Indonesia yang luas menjadi perhatian dari negara lain, dimana sering ditemukan ratusan kapal asing yang masuk ke negara kita untuk mencari kekayaan alam di laut Indonesia.

“Kenapa karena memang laut kita sangat-sangat luas dan memberikan perhatian yang lebih dan kita banyak mempunyai pulau terluar yakni 92 dengan 12 pulau terluar denga perbatasan,tetapi kita tidak bisa tutup mata dengan pulau-pulau itu belum mendapat perhatian yang khusus. Padahal disekitarnya itu potensi kelautan dan perikananya cukup luas dan itu butuh pengamanan,” ungkapnya.

Namun diharapkan bukan hanya Angkatan Laut yang melaksanakn pengamanan pulau di Indonesia. Karena bukan hanya Angkatan Laut yang memiliki pulau tersebut, pulau tersebut merupakan milik Indonesia.

“Pengamanan bukan hanya oleh angkatan laut, kita ada kepolisian, ada pihak kemetrian Kelautan dan perikanan sendiri kemudian pihak lainnya, semua itu bisa menjaga keamanan Maritimnya,” tutup Amrin.(dex)