kontraktor

Kontraktor serbu kediaman kadis PU

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Kontraktor di Kabupaten Bengkulu Selatan geram terhadap Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu Selatan, yang sudah diketahui sudah satu bulan tidak masuk kerja.

Dari pantauan kupasbengkulu.com, di rumah kontrakan Kadis PU Amat Waip di Kelurahan Ibul Kota Manna Bengkulu Selatan. Ada puluhan Kontraktor yang terlihat mondar-mandir di teras rumah kadis.

Puluhan kontraktor tersebut, diantaranya Ahmad Zarkasi yang akrab disapa Taci ini, dikonfirmasi kupasbengkulu.com, Jumat (21/11/2014) mengatakan, jika dirinya sejak dari pukul 06.01 WIB sudah ada di rumah kadis PU.

Kontraktor lainnya, Andi mengaku, dari pukul 08.01 WIB, sudah tiba di rumah Amat Waip untuk meminta tandatangan pencairan dana proyek yang dikerjakannya. Namun, sampai sekitar pukul 14.03 WIB, Jumat (21/11/2014) belum juga ketemu.

Dituturkan Andika, kedatangan mereka ke rumah Kadis PU lantaran kesal dengan ulah Ahmat Waif, yang selalu menghindari para kontraktor.

”Sudah tiga minggu ini kami tidak bisa menemui Kadis PU ini,” kesal Andika, kepada kupasbengkulu.com, Jumat (21/11/2014).

Ditambahkan kontraktor lainnya Eko (35), mereka datang karena mau minta tandatangan dari Kadis PU, untuk pencairan dana proyek. Sebab, kata dia, saat ini kegiatan yang mereka lakukan ada yang sudah tuntas 60 persen, 70 persen, bahkan ada yang sudah tuntas 100 persen.

Ia menambahkan, dana yang belum cair masih ada sekitar 30 persen, hingga 40 persen bahkan ada yang tersisa 50 persen. Sedangkan pihaknya dituntut oleh para pekerja untuk pembayaran gaji atau upah mereka mengerjakan proyek tersebut.

”Kami ini dituntut pekerja mau upah, sedangkan uangnya belum bisa cair karena Pak Waif belum tandatangani persetujuan pencairan, sementara waktu semakin mepet dan hampir tutup anggaran,” ungkap Eko geram.

Sementara itu, istri Kadis PU Amat Waif sendiri saat pihak kontraktor ingin menanyakan dimana keberadaan Mat Waif, enggan keluar dari kamarnya. Kesal saat di panggil tidak keluar rumah, sehingga salah seorang dari pihak kontraktor masuk ke dalam dan menggedor pintu kamar dimana istri Waif bersembunyi.

Istri Waif pun akhirnya keluar dari kamarnya, dia mengaku jika suaminya Kadis PU BS itu dari pagi tadi sekitar pukul 04.03 WIB, Jumat (21/11/2014), sudah pergi ke Kabupaten Kaur untuk mencari ayam hutan dengan cara memikat (menjaring_red).

Didepan rumah Waif, kontraktor tersebut menemukan peralatan mencari ayam hutan. Dalam karung peralatan mencari ayam hutan itu terdapat satu botol air kopi dan satu botol air minum.

”Kalau tidak juga ketemu sampai hari Senin besok, (24/11/2014) kami akan melaporkan Amat Waif ke Mapolres. Mulai malam ini kami akan bawa tikar dan akan tidur di rumah Waif ini,” demikian Andika dengan nada kesal.(tom)