Jokowi saat berdialog dengan nelayan Malabero Kota Bengkulu.(foto : valentina alfarani)

Jokowi saat berdialog dengan nelayan Malabero Kota Bengkulu.(foto : valentina alfarani)

bengkulu, kupasbengkulu.com – Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kampung Nelayan Malabero Kota Bengkulu, terkait Illegal Fishing, dirinya akan menyampaikan langsung kepada Kapolda dan TNI AL Bengkulu untuk menindak tegas kasus ini dengan cepat.

(Baca Juga : Ada Jokowi dan Susi, Nelayan Bengkulu Minta Urusi Soal Illegal Fishing)

“Semuanya harus mengerti bahwa itu dilarang karena merusak ekosistem dan mengurangi hasil nelayan tradisional kita. Nanti saya sampaikan lagi ke Kapolda dan TNI AL yang ada di sini,” kata Jokowi, Rabu (26/11/2014).

Disebutkan Jokowi, sejauh ini ada 150 kapal yang sudah ditangkap sejak pemberlakuan moratorium. Sehingga akan terus dilakukan perbaikan manajemen di bidang kemaritiman.

“Terkait kapal-kapal besar itu kan ada izinnya, pengaturannya nanti di Kementrian Kelautan dan Perikanan RI. Ini kan sudah moratorium, manajemennya nanti yang akan diperbaiki. Yang ditangkap sudah banyak, lebih dari 150 kapal,” pungkasnya.(val)