U

U

KUPASBENGKULU.com, REJANG LEBONG – Meninggalkan bara api di tungku seusai memasak bisa saja membuat petaka. Seperti itulah yang menimpa Jaang (65) warga Kelurahan Air Putih Lama, Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (20/5/2015) sekitar pukul 07.30 WIB.

Untungnya, tetangga sekitar melihat kepulan asap dan kobaran api dari rumahnya dan segera bekerja sama memadamkan api. Saat kejadian, kebetulan Nenek yang tinggal seorang diri ini baru saja meninggalkan rumah.

Kronologis kejadian, Jaang baru saja selesai memasak nasi di tungku. Setelah memasak, Jaang memadamkan api dari tungkunya, namun tidak menyiram bekas kayu bakar dengan air. Hasilnya, bara dari kayu bakar itu masih hidup dan kembali mengobarkan api.

Akibatnya, tumpukan kayu bakar langsung disambar api dan menghabiskan seluruh dapur. Beruntung, warga sekitar segera datang dan memadamkan api. Sehingga, api tidak sempat masuk kedalam rumah, hanya membakar dapur yang terletak di luar rumah dan sempat menjilat dinding, kusen pintu dan atap belakang.

“Api cepat dipadamkan, karena warga sekitar bereaksi cepat,”ungkap Yahani (35), menantu Jaang.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Masdar Helmi menyatakan, lokasi rumah yang berada didalam gang sempit menyulitkan armada pemadam kebakaran (PBK) untuk mengakses lokasi.

“Oleh karena itu, kita menurunkan pemadam portable, yang bisa masuk hingga ke lokasi,”pungkas Masdar. (vai)