Jalinbar di Desa Pondok Kelapa

KUPASBENGKULU.com, BENGKULU TENGAH – Badan Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbarsum) di Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, saat ini kondisinya terancam abrasi dari Sungai Limau.

Menurut Rahman warga setempat, jika kondisi ini terus dibiarkan akan menyebabkan badan jalan amblas atau longsor karena abrasi ini. Sementara hingga saat ini belum ada penanganan dari dinas terkait baik itu dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.

“Kini hanya diberikan tanda garis polisi sepanjang 10 meter lebih, dan warga takut kalau jalan ini tiba-tiba saja amblas,” ujarnya, Selasa (7/7/2015).

Dijelaskannya, memang air Sungai Limau ini bisa deras arusnya ketika pihak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi membuang limbahnya.

Apalagi, sekarang kondisi Jalinbarsum di wilayah ini kondisinya rusak, dan menyebabkan pengguna jalan harus ekstra hati-hati melewati jalan ini.

“Ketika hujan deras turun, badan jalan ini bisa longsor karena tergerus arus air Sungai Limau. Namun setiap hari bagian tanah yang longsor terus bertambah dan menyebabkan badan jalan akhirnya nyaris longsor,” ungkap Rahman.

Rahman berharap kepada dinas yang terkait segera mengambil tindakan, agar hal ini tidak mencelakai pengguna jalan yang melintas di jalan ini.Diperparah, ketika malam hari lampu jalan di wilayah ini sering padam.(adk)