Razia Pedagang

kupasbengkulu.com, kota bengkulu – Para pedagang Pasar Minggu Kota Bengkulu Panik dan beramburan serta menyelamatkan barang dagangan mereka setelah di datangi Satuan Polisi Pambong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu pada Rabu(02/09/2015) siang.

Ketakutan para pedagang tersebut dikarenakan para pedagang merasa bersalah telah menggelar lapak dagangan mereka di tempat terlarang seperti trotoar dan badan jalan.

Razia ini dilakukan memang secara mendadak dilakukan oleh satpol PP sebab takut bocor. seperti yang terjadi sebelumnya, razia tersebut bocor dan para pedagang cepat menyelematkan dagangan mereka sebelum sapol PP datang.

Razia mendadak tersebut membuat beberapa pedagang kalanmg kabut dan mengemasi barang dagangan mereka serta menylamatkan diri. Namun satpol PP tak habis akan mereka langsung mengangkut beberapa payung dan meja yang digunakan pedagang untuk menggelar lapaknya.

Kepala Kantor (Kakan) sapol PP kota Bengkulu, Jahin L melalui Komandan Kompi Satpol PP Kota Bengkulu, Suardi alex razia ini dilakukan karena pihaknya telah melakukan sosialisai kepada para pedagang agar tidak berjualan di badan jaln dan trotoar, tapi hal ini ini tak diperdulikan oleh pedagang.

“Sebelumnya kita ke Pasar Panorama dan hari ini ke Pasar minggu (Rabu(02/09/2015), red), untuk yang kita amankan sudah banyak, seperti payung, meja, kursi dan barang lainnya. Demi untuk teguran keras, barang yang kita amankan tersebut segera kita musnahkan,” jelasnya

sementara itu, salah seorang pedagang pempek yang payung dan lapaknya di angkut oleh sapol PP mengaku tidak terima atas perbutan yang dilakukan oleh anggota satpol PP tersebut. Pasalnya, di Pasar Minggu tersebut dirinya hanya mencari sedikit rezeki untuk anak dan istrinya.

“Kami berjualan disini (Pasar Minggu,red) hanya untuk menghidupi keluarga, kalau tidak berjualan bagaimana anak isteri mau makan, belum lagi mau bayar anak sekolah,” keluh Dedi.(dex)