illustrasi

illustrasi

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg dalam sepakan telah terjadi di Bengkulu Tengah karena dengan stok yang ada di pangkalan untuk masyarakat sulit masyarakat didapatkan.

Menurut Iriyanto, salah satu agen pangkalan elpiji di Bengkulu Tengah, mengatakan bahwa kuota yang diterimanya dari agen tidak sesuai kebutuhan masyarakat,karena bisanya satu hari kuota tabung gas elpiji 3 kg ini mencapai 100 tabung gas kini hanya 50 tabung gas yang disuplai dari agen.

“padahal awal membuka pangkalan gas elpiji dijanjikan oleh Pertamina untuk kuota tidak dibatasi untuk pangkalan tetapi kenyataan hanya 50 tabung gas elpiji untuk pangkalan,” ungkapnya.

Dijelaskannya bahwa masalah harga elpiji pihak pangkalan tidak kandala karena harga enceran tetap(HET) di agen masih Rp 14 ribu dan harga yang diecerkan ke warung masih harga Rp 16 hinga Rp 18 ribu.

Kini pangkalan kewalahan untuk memenuhi kuato yang ada, karena pihak agen menyalurkan tabungan elpiji ke pangkalan hanya 50 tabung elpiji 3 kg dan sedangkan stok yang ada berapa hari ini mengalami kekosong stok dan tabung gas yang dari masyarakat tidak bisa disalurkan karena saat ini tabungan gas dari masyarakat di pangkalan menumpuk dan banyak tabung gas kosong sedangkan agen tidak bisa memenuhi kuota yang di butuhkan oleh pangkalan tersebut.(adk)