Jpeg

Jpeg

kupasbengkulu.com,Bengkulu Tengah – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) ada delapan desa yang merupakan langganan banjir. Diantaranya Desa Pagar Dewa, Sidodadi, Sri Kuncoro, Desa Talang Empat, Taba Terunjam, Tanjung Terdana, Rindu Hati, dan Air Napal.

“Terutama saat hujan deras dan terjadi dalam beberapa hari. Tak sedikit rumah dan area persawahan warga di delapan desa ini terendam oleh luapan air,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapansiagaan BPBD Benteng, Abdul Razak ST, ketika dikonfirmasi kupasbengkulu.com, Jumat (28/1) siang di ruang kerjanya

Dia menambahkan, menanggapi hal ini pihaknya tentu tak berdiam diri. Berbagai upaya penanggulangan serta pencegahan dilakukan untuk menekan bencana tersebut.

“Kita telah melakukan upaya untuk penanggulangan banjir di delapan desa ini. Seperti yang ada di Desa Rindu Hati, kita telah melakukan pemasangan bronjong penahan air sungai, sehingga luapan air tak langsung menuju rumah warga,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Razak, pihaknya juga akan melakukan koordinasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) Benteng dan bersama mencari solusi agar saluran atau drainase air bisa lancar.

Dengan keterbatasan dana, uajr dia, pembangunan beronjong di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) tak bisa dilakukan secara sekaligus, melainkan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas masing-masing desa.

“Kita akan melakukan peninjauan ulang di seluruh desa yang menjadi langganan banjir untuk menentukan desa mana yang harus didahulukan atau menjadi prioritas untuk mendapatkan bantuan penanggulangan,” tutup Razak.(adk )

Penulis : Ferizal Adek