Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com – Kabag Ops Polres Rejang Lebong, Kompol Rudy S menegaskan, desa-desa yang disebut oleh pesan berantai tentang orang gila bacok sudah diperiksa satu-persatu. Hasilnya, tidak ada fakta yang menunjukkan ada korban dari desa yang disebut.

Isu orang gila bawa samurai yang bergentayangan di Curup, Kabupaten Rejang Lebong adalah hoax atau bohong belaka.

“Desa-desa yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut antara lain Tasik Malaya, Dwitunggal, Banyumas, Jambukeling dan lain-lain, tidak ditemukan adanya korban di desa tersebut,” tegas Rudi.

Tidak ada satupun bukti yang kuat jelas Rudi untuk mendukung adanya informasi tersebut. Bahkan Babinkamtibmas disetiap desa sudah melakukan pengecekan dilapangan. Hal itu semakin membuktikan kalau info itu palsu.

“Kita sudah cek juga di RSUD Curup dan desa-desa yang menjadi korban, ternyata tidak ada bukti yang kuat menunjukkan bahwa desas-desus tersebut memang nyata,” kata Rudi.

Rudi berharap, agar masyarakat tidak serta-merta percaya dengan gosip semacam itu. Ada oknum-oknum yang menakut-nakuti warga, tanpa jelas apa tujuannya. Masyarakat Rejang Lebong diharapkan melaporkan ke Polres Rejang Lebong, siapa dalang dari informasi yang sempat menghebohkan tersebut.

“Kita akan usut siapa dalang dari semua ini, ini adalah ulah dari orang tidak bertanggung jawab,” tanda Rudi.

Penulis : Adhyra Irianto

baca: “GIla Tukang Bacok’ HEbohkan Curup