Gedung pabrik Es di Bengkulu Selatan yang terbengkalai

Gedung pabrik Es di Bengkulu Selatan yang terbengkalai

kupasbengkulu.com – Akibat mengalami patah pada roda as pabrik pembuatan es balok di Kabupaten Bengkulu Selatan berhenti beroperasi hal ini mengakibatkan nelayan setempat terpaksa membeli es dari luar daerah.

Kepala Dinas DKP Bengkulu Selatan, Defti Burhani, menjelaskan jika  pabrik es tersebut dididirkan pada tahun 2006. Sebelum dia menjadi Kadis DKP, pabrik tersebut sama sekali belum pernah di operasikan.

Di katakan Defti, awalnya, pabrik itu terkendala listrik, karena pengoperasiannya menggunakan tenaga listrik.

“Pertama saya menjabat,  pabrik es tersebut saya uji coba sekitar beberapa hari, pas berjalan hitungan hari mesin pembuat es balok tersebut patah as, dengan patah pada mesin tersebut, hingga kini sama sekali tidak beroperasi lagi,” ujar Defti.

Di ungkapkan Defti,  untuk memperbaiki mesin tersebut, harga alatnya terlalu mahal, sudah kita tanyakan harga alat tersebut sama dengan beli mesin baru. Sementara dana perawatan tidak ada anggaraannya.

Selain tidak ada anggaran pemeliharaan, tenaga teknisnya juga tidak ada,  dan biaya operasi serta biaya pengelola cukup tinggi.

Kalau dioperasikan, pabrik es tersebut bisa menguntungkan, mengingat di Bengkulu Selatan yang membutuhkan es balok tersebut, selain nelayan, untuk pengepakan ikan air tawar juga banyak permintaan, demikian Defti. (tom)