alat berat milik Pemda Rejang Lebong jadi besi tua

alat berat milik Pemda Rejang Lebong jadi besi tua

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Sejumlah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Rejang Lebong diketahui sudah tidak produktif lagi. Berbagai kendala, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, sehingga membuat alat berat ini tidak bisa digunakan.

Data terhimpun, hanya tinggal Bull Dozer dan Wales dengan berat 2 ton yang masih bisa digunakan. Padahal, total Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sewa alat berat lebih dari seratus juta rupiah.

Dikonfirmasi, Kabid Bina Marga PU Rejang Lebong, Akhyar menegaskan bahwa Dinas PU tidak pernah mendapatkan dana pemeliharaan untuk alat berat. Meskipun demikian, Akhyar berencana untuk memasukkan lagi penambahan sekitar 4 unit alat berat pada APBD-P mendatang.

“Disamping itu, kita juga tetap berjuang untuk mendapatkan dana pemeliharaannya, karena semakin banyak alat berat yang kita punya, maka semakin besar PAD untuk daerah,”ungkapnya.

Akhyar menyebutkan, selama ini untuk pemeliharaan alat berat dibebankan pada pihak ketiga yang meminjam kendaraan berat tersebut. Termasuk, pergantian suku cadang apabila terjadi kerusakan. Namun sampai bulan Juni 2015 ini, lanjut Akhyar, masih belum ada peminjaman yang berarti.

Hanya satu kali, jelasnya, itupun hanya untuk pematangan lahan pertanian yang jangka waktunya kurang panjang. Untuk penyewaan alat berat, hitungan sewanya adalah per-jam. Akhyar menyebutkan bahwa tarif peminjaman ini sedikit lebih murah daripada meminjam dengan pihak luar.

“Untuk peminjaman ke pihak luar, biasanya sekitar Rp 220 ribu, kita lebih murah dari itu,”ungkapnya.

Meskipun demikian, Akhyar mengakui bahwa 98 persen dari alat berat yang dimiliki Rejang Lebong sudah tidak berfungsi lagi.

“Saya sudah usulkan untuk penghapusan, karena sudah tidak pernah digunakan lagi,”tutup Akhyar. (vai)