bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Selatan, Susman Hadi, mengaku pesimis APBD 2015 dapat merealisasikan pembangunan di pedesaan.

Dijelaskannya, dalam usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, sebagian besar anggaran akan tersedot untuk dana Pilkada dan pembangunan jalan dua jalur di Kota Manna.

Dengan begitu program pembangunan jalan sentra produksi dan program lainnya untuk pedesaan akan sulit terealisasi.

“Sepertinya sulit merealisasikan aspirasi masyarakat, dana untuk jalan dua jalur dan perlebaran jalan di perkotaan sangat besar, belum lagi di tambah usulan KPU Bengkulu Selatan untuk biaya Pilkada nanti,” tegas Susman.

Saat ini, beber dia, usulan dana untuk pembangunan pada APBD 2015 sudah mencapai Rp 168 miliar dengan rincian Rp 137 miliar usulan dari pihak eksekutif dan Rp 31 miliar usulan dari legislatif.

Dana pada APBD 2015 diperkirakan senilai Rp 756 Miliar, hampir 60 persen untuk gaji pegawai, kemudian untuk pelaksanaan Pilkada dan juga untuk anggaran desa.

“Nantinya akan kita siasati, supaya anggaran untuk wilayah pedesaan dan aspirasi masyarakat tetap disahkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD,” janji Susman.(tom)