Illustrasi: sumber foto: tribunnews.com

Illustrasi: sumber foto: tribunnews.com

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Malang nasib Pendo Saputra (26) warga Desa Cawang Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Saat asyik ikut di pesta keluarganya di Desa Cawang Lama, ia malah menjadi korban pengeroyokan dari AR, DB dan kawan-kawan. Bahkan, karena AR membawa senjata tajam, korban akhirnya menderita luka tusuk sepanjang 6 cm dan dalam 3 cm di punggung bawah.

Menurut keterangan sejumlah saksi, jumlah pengeroyok tidak kurang dari 10 orang. Kejadian naas tersebut terjadi pada hari Rabu (17/9/2015).

Kronologis kejadian, korban dan kawan-kawannya sedang asyik terlibat di pesta malam di Desa Cawang Lama yang merupakan rumah keluarga korban. Saat itu, para pelaku datang untuk mencari seseorang yang kebetulan duduk disebelah teman korban, Fadhil (24). Fadhil yang juga merasa sebagai tuan rumah, tidak ingin terjadi perkelahian di pesta tersebut. Ia akhirnya mencoba melerai perkelahian tersebut.

“Gara-gara melerai, malah saya yang menjadi korban pengeroyokan,” ungkap Fadhil.

Situasi semakin tidak kondusif setelah rekan-rekan Fadhil ikut terlibat dalam perkelahian tersebut. Salah satu diantaranya adalah Pendo yang akhirnya menjadi korban penikaman. Fadhil mengungkapkan, dari 10 orang yang datang dan tiba-tiba menyerang tersebut, hanya dua diantaranya yang membawa senjata tajam, yakni AR dan DB.
Perkelahian tiba-tiba terhenti dan para pelaku kabur, setelah melihat Pendo sudah bersimbah darah. Alhasil, acara malam itu terhenti dan warga membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup untuk mendapat perawatan intensif.

“Korban cukup banyak mengeluarkan darah, karena luka tikam yang cukup lebar ditubuhnya,” ungkap salah seorang tenaga medis. (vai)