kupasbengkulu.com, rejang lebong – Bank Indonesia cabang Bengkulu menjanjikan akan mewadahi bentuk kegiatan pertanian dan peternakan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu, termasuk Kabupaten Rejang Lebong. Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Bambang Himawan pada kupasbengkulu.com, Kamis (27/8/2015).

Sebelumnya, baru pengembangan kluster itik Talang Benih, di dua titik, yakni Kelurahan Talang Benih dan Kelurahan Rimbo Recap, Kabupaten Rejang Lebong yang diwadahi oleh BI.

“Tidak menutup kemungkinan, ada hal lain, asal bertujuan dalam ketahanan pangan yang bisa kita wadahi,” ungkap Bambang.

Bambang mengimbau agar kelompok tani dan kelompok peternak bisa mengusulkan jenis usaha mereka kepada Bank Indonesia. Setelah itu, dari puluhan usulan yang masuk, pihak BI akan menyeleksi dan memutuskan kegiatan apa yang bisa diwadahi oleh BI. Rejang Lebong, disebut masih memiliki banyak varietas tanaman unggulan dan khas yang bisa dikembangkan. Seperti misalnya, kentang merah dan lain-lain.

“Usulan bisa disampaikan pada kita, kemudian kita akan mewadahi mana program yang bisa dikembangkan,” tambah Bambang.

Sementara itu, Bambang menyebutkan selain Kluster itik Talang Benih, BI juga tengah mengembangkan pertanian Padi yang diselingi peternakan ikan di Bengkulu Utara. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa BI akan mewadahi beberapa kegiatan yang sama di beberapa titik di Provinsi Bengkulu.(vai)