Bengkulu, kupasbengkulu.com – Bank Indonesia Bengkulu mengharapkan respon positif dari pihak perbankan dan pelaku usaha terkait diturunkannya Suku Bunga Acuan (BI Rate) dan Giro Wajib Minimum (GWM)

“Penurunan ini kita harapkan direspon oleh perbankan dengan menurunkan juga suku bunganya, agar sektor rill bergerak,” kata Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Christine R Sidabutar.

Christine juga mengatakan bahwa penurunan BI Rate dan GWM ini menunjukkan ke depan perekonomian Indonesia khususnya Bengkulu sudah membaik, untuk itu pihak perbankan diharapkan mengikuti perbaikan ini.

“ini menunjukkan ekonomi kita membaik, risiko sudah berkurang jadi kita mengharapkan ada respon dari perbankan dan pelaku usaha sehingga mereka mau invest dan menggiatkan usahanya,” lanjut Christine.

Sebelumnya, Bank Indonesia telah menurunkan Suku Bunga Acuan menjadi 7 persen dan Giro Wajib Minimum sebesar 6,5 persen dengan penurunan ini diharapkan pihak terkait dapat memberikan respon positif guna peningkatan sektor rill. (bii)