Rifa saat berada di RSCM Jakarta

Rifa saat berada di RSCM Jakarta

Kaur, kupasbengkulu.com – Setelah kurang lebih dua bulan menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, Rifa Indriani (3) yang menderita penyakit tumor Intraabdomen Susp Tratama sejak 2014 lalu menghembuskan nafas trakhir pada Selasa (28/04/2015) pukul 00.15 wib.

(Baca juga: Tak Mampu Berobat, Penderita Tumor Ini Butuh Uluran Tangan)

Batita yang merupakan satu-satunya putri pasangan pasangan Amrina Rosadah (21) dengan Firman Ahmadi (23) warga Desa Linau Kecamaþan Maje Kabupaten Kaur ini meninggal setelah mengalami masa kritis sejak operasi keduanya.

Dikatakan Firman putrinya sudah dua kali dioperasi, operasi pertama yakni pertengahan Maret 2015 atau sekitar sebulan yang lalu dilakukan untuk pembuangan cairan/penyedotan cairan ditubuh Rifa.

“Operasi pertama berjalan lancar, dan satu bulan kemudian dilanjutkan dengan operasi kedua yakni Senin (20/04/2015) untuk pengangkatan kista, tapi kistanya tidak bisa diangkat, akhirnya dilanjutkan dengan penyambungan usus, dan Rifa tidak sadarkan diri, baru Kamis (23/04) sore ia sadar dan Sabtu (25/04) koma, kemudian Minggu (26/04) kritis hingga Senin malam tadi anak saya meninggal,” tuturnya melalui Handphone selularnya.

Firman menambahkan Rifa akan dibawa pulang ke Kabupaten Kaur dengan ambulan dari RSCM yang diperkiran berngkat dari Jakarta pada pukul 10.01 wib pagi ini.

“Kita akan bawa pulang dengan ambulan dari RSCM, insya Allah pukul 10.01 wib pagi ini juga,” tutupnya. (mty)