kupasbengkulu.com – Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu, Pakri Fahmi, mengatakan pihaknya akan berkomitmen dalam upaya penanggulangan risiko bencana di Provinsi ini.

“Kadin bekerjasama ketika ada hal-hal yang harus dilakukan secara bersama, termasuk menyosialisasikan kewajiban lembaga usaha terhadap bencana yang terjadi,” ujarnya, Senin (07/03/2016).

Menurutnya salah satu kewajiban yang harus dijalankan lembaga usaha seperti menggunakan dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk kegiatan sosial dan bencana. Pelatihan bagi para karyawan sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah korban saat terjadi bencana.

“Kita usulkan setiap lembaga usaha membuat semacam pelatihan relawan di lingkungan karyawan untuk antisipasi apabila terjadi bencana. Kita bekerjasama dengan BNPB dalam hal ini,” katanya.

Dia memastikan semua lembaga usaha akan dilibatkan. Hal ini untuk menciptakan masyarakat yang tangguh bencana.

“Semua akan dilibatkan. Mereka punya kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang. Pemahaman mereka belum terlalu jauh, sehingga harus disegarkan kembali,” tandasnya. (val)