Dirut PDAM Kota Bengkulu,  Sjobirin Hasan

Dirut PDAM Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Berdasarkan beberapa pemeriksaan diketahui bahwa air baku di Sungai Bengkulu Kota Bengkulu telah terkontaminasi limbah industri. Karena tercemar limbah skala tingkat kekeruhan air mencapai 5.000, karenanya pengolahan air menjadi lebih sulit.

Sebelumnya, pihak PDAM meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun Pemerintah Kota untuk mengimbau dan melakukan pengawasan terhadap pelaku industri, agar tidak membuang limbah ke sungai. Namun praktik pencemaran tersebut masih saja terjadi.

Melihat kondisi air baku yang tercemar itu, pihak PDAM Kota Bengkulu PT.Tirta Dharma berniat untuk mengalihkan air baku, yang semula diambil dari Sungai Bengkulu untuk dialihkan ke Sungai Susup di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Rencananya begitu, tapi itu baru sebatas rencana. Karena dengan penggantian sumber air baku, otomatis diperlukan peralatan pendistribusian yang baru. Hal itulah yang belum jelas saat ini, namun kami berharap semoga rencana itu segera terwujud,” ungkap, Direktur PDAM Kota, Sjobirin Hasan, Kamis (23/10/2014).

Sementara, jumlah pelanggan PDAM Kota Bengkulu sekitar 31.000. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, terdapat dua sumber air baku yang digunakan, yakni air Sungai Nelas dan air Sungai Bengkulu. (beb)