Nokupasbengkulu.com – Salah satu SMP di Kabupaten Seluma yang masih memungut biaya uang komite dengan para siswanya. Tidak hanya itu, seluruh siswa pun diduga dikenakan beban untuk perbaikan toliet di sekolah tersebut. Kondisi ini dikeluhkan salah seorang wali murid SMP, Arzen Amidi.

Ia mengatakan, anaknya mesti membayar uang komite Rp 12 ribu per bulan. Rinciannya, dipergunakan untuk biaya kegiatan dan perlengkapan pramuka, laboratorium, komputer, English club, olahraga, paskibraka, satpam dan pembuatan perbaikan WC siswa.

”Biaya itu harus di bayar dari bulan Juli. Kalau tidak ada uang bagaimana? Apa mungkin anak saya harus putus sekolah,” keluh Arzen, Senin (22/9/2014).

Ia menambahkan, sebelumnya memang ada pihak sekolah menggelar rapat komite dengan melibatkan wali murid SMP. Namun, dari hasil rapat tersebut diketahui banyak wali murid yang tidak setuju alias menolak.

“Saya tidak setuju, tapi karena ketua komite dan dewan guru sudah memutuskan dan beberapa wali murid ikut aturan, ya terjadilah seperti itu,” sampai Arzen.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Diknasbud Kabupaten Seluma Airin menuturkan, dirinya akan menghubungi pihak sekolah terlebih dahulu.

“Sebetulnya itu tidak dibenarkan, tapi jika sudah ada kesepakatan antara pihak sekolah, komite dan wali murid. Ya, berarti sudah ada kesepakatan, saya akan hubungi kepala sekolahnya dulu mengenai kebenaran permasalahan ini seperti apa,” demikian Airin.(cr9)