Minggu, Juli 3, 2022

Dua Mapel Dihapus, Guru Dialihkan Fungsikan

Baca selanjutnya

ketua PGRI KOta
Ketua PGRI Kota Bengkulu Mukhtarimin

kupasbengkulu.com – Dihapusnya Mata Pelajaran (Mapel) Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Bahasa Inggris untuk siswa Sekolah Dasar (SD), dalam Kurikulum 2013, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bengkulu Mukhtarimin mengungkapkan, menurut informasi yang diterima, guru mapel tersebut nantinya akan dialih fungsikan.

“Informasi yang saya terima, kalau TIK dihapus, guru mapel tersebut tidak akan dirugikan. Tapi, mereka akan diberikan tugas lain sebagai pengganti,” ungkap Mukhtarimin, Senin (29/9/2014).

Dijelaskannya, setiap guru mapel TIK tingkat SD tetap menjalankan tugasnya untuk mengurus semua masalah IT di sekolah tersebut. Mereka bertanggung jawab untuk membantu guru dan siswa dalam mempersiapkan pelajaran yang menggunakan perlengkapan IT. Hanya saja, ini akan diberikan poin tersendiri untuk memenuhi kewajiban jam mengajar.

“Misal, mereka membimbing beberapa kelas yang memerlukan perlengkapan IT. Akan ada semacam hitungan untuk menggantikan jam mengajar wajib mereka. Jadi mereka tidak akan kekurangan jam wajib itu,” kata Mukhtarimin.

Berbeda dengan TIK, mapel Bahasa Inggris diungkapkan Mukhtarimin, memang tidak pernah ada dalam kurikulum SD. Sehingga kalau ada sekolah yang mempunyai guru khusus yang mengajar mapel Bahasa Inggris, sebaiknya dipindahkan ke sekolah lain yang jenjangnya lebih tinggi.

“Kalau Bahasa Inggris memang tidak ada kendala. Soalnya pelajaran tersebut tidak ada dalam kurikulum, selama ini ada karena inisiatif sekolah masing-masing. Jadi, menurut saya solusinya pindahkan saja gurunya ke SMP atau SMA. Saya rasa tidak begitu sulit,” katanya.

Kendati demikian, belum ada aturan yang resmi terkait hal tersebut, dan baru akan disosialisasikan saja. Sehingga pihaknya berharap pemerintah lebih berkomitmen untuk mencarikan solusi agar implementasi Kurikulum 2013 ini tidak merugikan guru maupun siswa.

“Semoga secepatnya ada keputusan yang gamblang terkait hal ini, agar tidak ada yang merasa dirugikan dan semuanya menjadi jelas,” demikian Mukhtarimin.(val)

Minat Investor Tidak Berpengaruh Saat Bitcoin Turun

JAKARTA - Turunnya harga aset kripto saat ini tak mempengaruhi minat investor untuk melakukan investasi kripto ini. Bahkan jumlah investor kripto terus tumbuh pada...

Benturan Keras Sebabkan Tewasnya Pelajar di Bendungan Nakai

Kupas News, Bengkulu Utara - Salah seorang pelajar tewas tenggelam saat mandi di Bendungan Sungai Air Nakai Desa Batu Raja, Bengkulu Utara, Kamis, (30/06)...

Polres Bengkulu Utara Berhasil Tangkap Pemuda TO Kasus Narkoba

Kupas News, Bengkulu Utara - Satres Narkoba Polres Bengkulu Utara kembali ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I yang diduga jenis sabu-sabu di...

Rosjonsyah Minta Pemerintah Desa Miliki Skala Prioritas

Kupas News, Kota BengkuluĀ - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah membuka acara peningkatan kapasitas kepala Desa dan ketua BPD se Kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan...

Rakor Gubernur se-Sumatera 2022 Soroti Harga Sawit

  Kupas News, Pekanbaru - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatra 2022 menyoroti persoalan harga kelapa sawit yang...

Terbaru