Kepala OJK Bengkulu Fauzi Nugroho

Kepala OJK Bengkulu Fauzi Nugroho

KUPASBENGKLULU.com, EKBIS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu memproyeksi pertumbuhan laba industri perbankan mengalami tren yang positif dari perhitungan Year on Year (yoy) Mei 2014 sampai dengan Mei 2015.

Kepala OJK Bengkulu Fauzi Nugroho mengatakan kondisi aset perbankan mengalami kenaikan walaupun di tengah-tengah ekonomi yang melambat.

“Dari segi aset dan dana pihak ketiga (DPK) perbankan di Bengkulu baik perbankan konvesional maupun syariah mengalami tren yang positif,”Fauzi saat diwawancara kupasbengkulu.com, Selasa (7/7/2015).

Bila dibandingkan dengan Juni 2014, aset perbankan konvensional Bengkulu mengalami pertumbuhan hingga 20,79%, sebelumnya total aset Year on Year  Rp 14,1 triliun sekarang menjadi Rp 17 triliun dan dana dari pihak ketiga laba industri perbankan mencapai Rp 9,6 triliun yang sebelumnya hanya Rp 8,5 triliun.

Dan untuk kredit mengalami kenaikan yang relatif tipis dari Rp 11,8 triliun sekarang menjadi Rp 12,9 triliun.

“Untuk tabungan deposito mengalami kenaikan yang cukup signifikan, tahun lalu deposito hanya stalking 1,8% sekarang menjadi 2,4%. Giro tumbuh menjadi 15,7%, dan tabungan dari 4,3% tumbuh menjadi 4,4% year on year,” ungkap Fauzi.

Sedangkan industri keuangan perbankan syariah juga mengalami kenaikan walaupun kecil. Sampai dengan Mei 2015 aset perbankan syariah meningkat 4,26%.

Dari dana pihak ketiga pertumbuhannya meningkat 9,71%, sebelumnya Rp 420 miliar sekarang menjadi Rp 461 miliar year on year.

“Kredit syariah tumbuh namun relatif rendah, kreditnya saja hanya tumbuh 0,91% dari Rp 822 miliar naik menjadi Rp 827,76 miliar. Giro syariah juga mengalami pertumbuhan 5,58%, dan tabungan meningkat 6,10% dari Rp 28,3 miliar menjadi Rp 30,8 miliar.

Fauzi memprediksikan walaupun ekonomi sedang mengalami perlambatan, namun laju pertumbuhan perbankan di Bengkulu baik konvensional maupun syariah tetap pada trek yang relatif aman. “Walaupun kenaikan tidak begitu signifikan perbankan di Bengkulu berada di jalur tren yang positif,” ungkap Fauzi.(krn)