Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti

Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti

kupasbengkulu.com – Di hari pertamanya berkantor di Pemprov Bengkulu, Gubernur Ridwan Mukti langsung menggelar rapat tertutup dengan para kepala SKPD lingkup pemerintahan Provinsi Bengkulu.

Dalam rapat ini seluruh kepala SKPD memberikan laporan terkait program kerja yang direncanakan sepanjang tahun 2016.

“Pertama kita harus melakukan pembenahan birokrasi. Dalam tata kelola pemerintahan, kita harus mengubah perilaku kita salah satunya dengan lebih transparan dan partisipatif,” ujar gubernur, Kamis (18/02/2016).

Gubernur juga menyoroti persoalan ekonomi kerakyatan, dalam hal ini di bidang pertanian dan perikanan/ kelautan. Salah satu target pemerintah adalah bagaimana petani dan nelayan hidup sejahtera, harga produk tinggi namun biaya produksi rendah sehingga lebih banyak keuntungan yang bisa didapat. Hal ini tentunya diawali dengan tersedianya infrastruktur yang baik.

“Kita tidak bicara gedung bertingkat. Asalkan infrastruktur jalan, jembatan, listrik, pasar, dan persoalan air bersih dapat ditanggulangi terlebih dahulu. Kita masih punya 670 desa tertinggal, infrastruktur dasar rusak parah dan konsentrasi kita harus lebih banyak ke pembangunan sehingga ekonomi rakyat meningkat,” katanya.

Menurutnya pemerintah harus hadir dalam kesulitan masyarakat. Minimal ada kepedulian dan kerjasama yang bisa ditunjukkan.

“Struktur kerja kita revisi lebih modern dan lebih kompak. Kami pun menciptakan bagaimana saya dan pak wagub dwitunggal yang sempurna. Kita wakafkan perilaku yang baik,” demikian gubernur.

Penulis: Valentina Alfarani