Pupuk Bokashi

Pupuk Bokashi

Kaur, kupasbengkulu.com – Siswa-Siswi Sekolah SMPN Berasrama (Boarding School) Kabupaten Kaur, dituntut untuk menjadi siswa mandiri dan punya kreatifitas. Disekolah ini siswa-siswi diberi mata pelajaran perkebunan, yang mana siswa diminta untuk terjun langsung dalam praktek perkebunan salah satunya berkebun sayur-mayur.

Selain itu, Kepala Sekolah Boarding School Indra Sutama menjelaskan, siswa juga diajari untuk mandiri dalam membuat pupuk tanaman sayur-mayur ini, yakni pupuk Bokashi yang mana bahan baku pupuk ini terdiri dari kotoran hewan. Seperti sapi, kambing, ayam, sekam padi, serbuk kayu dan gula pasir.

“Anak-anak sudah mandiri dalam menanam sayur-mayur dan pembuatan pupuk. Dan saat ini pupuk buatan mereka masih dipakai untuk pupuk tanaman disekolah ini. Hasilnya, lumanyan bagus. Saat ini hasil dari perkebunan mereka tidak hanya untuk dimakan diasrama sekolah ini, melainkan sudah dijual keluar sekolah seperti Pemda Kaur,” kata Indra, Senin (15/12/2014).

Dikatakan Indra, manfaat dari pupuk Bokashi ialah mengembalikan kesuburan tanah, yang sudah gersang, serta sebagai pupuk dasar dalam menanam sayur mayur dan pohon buah seperti mangga, rambutan, duku, duren dan sebagainya.

Ditemui secara terpisah, Ansori salah satu siswa Boarding School mengakui, jika manfaat pupuk bokashi ini sungguh luar biasa. Dan tanaman yang selama ini mereka tanam sangat subur dan berbuah lebat, seperti terong, kacang panjang, tomat, kangkung dan sayuran lainnya.

“Setiap jam pertanian kami manfaatkan untuk mengurus tanaman sayur, bahkan menjualnya keluar sekolah yakni ke Pemda dan kantor-kantor lainnya. Tapi dengan batas waktu yang ditentukan, yakni selama jam mata pelajaran perkebunan saja,” tutup Ansori. (mty)