Seluma, kupasbengkulu.com – Sakit kepala sering dialami setiap orang. Namun, cara mengobati sakit kepala berbeda-beda, di Kabupaten Seluma sendiri sakit kepala sering dikaitkan dengan alam gaib dan sakit kepala sering di sebut ‘Sapuan’ yang artinya terkena teguran arwah orang yang sudah meninggal, lalu bagaimana cara mengobatinya?

“Hanya bisa diobati melalui rambut orang perempuan yang panjang, karena rambut akan ditarik sampai berbunyi seperti melentik jari dalam bahasa Serawai sering disebut becitak,” kata salah seorang paranormal, Desa Tangga Batu Kecamatan Seluma Selatan Rawia, Rabu (03/12/2014).

Jika yang mengalami sakit kepala seorang laki-laki, lanjut Rawia, maka harus dipindahkan dulu sakit kepala orang laki-laki dengan orang perempuan.

“Kepala orang laki-laki disentuhkan dengan orang perempuan. kemudian baru bisa becitak selanjutnya sehelai rambut dibakar dan diciumkan ke penderita sakit kepala,” jelasnya lagi.

Setelah itu, kata dia, barulah bisa diketahui siapa dan dari mana makluk halus yang telah menegur tersebut.

“Biasanya arwah orang tua, kakek atau nenek yang telah meninggal meminta dibersihkan makamnya,” demikian Rawia.(cee)