Polisi, TNI dan Camat mendatangi tempat permainan biliar dan warung tuak jelang Ramadan

Polisi, TNI dan Camat mendatangi tempat permainan biliar dan warung tuak jelang Ramadan

kupasbengkulu.com, Bengkulu Selatan – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1436 H/2015 M, jajaran unsur Tripika Kabupaten Bengkulu Selatan gelar sosialisasi di tempat- tempat yang berpeluang meresahkan warga.

Sosialisasi kali ini di pusatkan di sekitar Pasar Kutau Kota Manna. Sosialisasi yang langsung mendatangi tempat – tempat yang dianggap meresahkan warga sekitar itu dipimpin langsung oleh Kapolsek kota Manna, AKP A Lumban Raja, diikuti Camat Kota Manna Asih Kadarina, Danramil Manna Kapten Idham dan Lurah Kota Medan Murman.

Rencananya para unsur Tripika itu akan mendatangi satu persatu penjual minuman Tuak yang ada dilingkungan pasar kutau. Namun karena siang hari tidak ada yang buka, rombongan menuju Biliyard yang ada di belakang Poslantas Kota Medan.

“Silahkan buka biliardnya, karena permainan bola Biliard ini merupakan sebuah ajang olahraga. Siang harinya diharapkan jangan sampai meresahkan warga. Dan kalau malam hari, sebelum selesai umat muslim melaksanakan tarawih belum boleh dibuka. Malam boleh buka pukul 09.00 Wib hingga pukul 12.00,” tegas Kapolsek kepada pemilik Biliard yakni Yuyu.

Ditambahkan Camat Kota Manna, Asih Kadarina dan Danramil Kapten Idham, pengusaha Bilyard untuk memasang papan pengumuman agar tidak boleh melakukan perjudian dan dilarang membawa senjata tajam.

Sosialisai ini selain ke tempat permainan bola Bilyard rencananya juga akan memberi arahan kepada para penjual minuman tradisonal jenis tuak, namun 4 warung tuak yang ada dilokasi pasar kutau ini siang hari semuanya tutup.

“Di imbau kepada pedagang tuak untuk tidak lagi berjualan tuak. Sebab kami mendapat laporan dari masyarakat kalau yang mengkonsumsi tuak itu kebanyakan anak – naka dan orang dewasapun menggunakan obat tradisional orang Medan ini di luar kewajaran” demikian Lumban Raja. (tom)