suasana kabut asap di Kota Curup, Rejang Lebong

suasana kabut asap di Kota Curup, Rejang Lebong

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Kabut asap yang saat ini menjadi permasalahan serius bagi kabupaten Rejang Lebong, ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan. Jarak pandang yang semakin pendek membuat kerawanan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) menjadi meningkat.

Untuk itu, pengendara, selain memakai masker, juga diharapkan dapat menghidupkan lampu utama dalam berlalu lintas.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso melalui Wakapolres, Kompol Novi Ari A, mengungkapkan penekanan angka kecelakaan bisa dilakukan apabila ditengah kabut asap ini, pengendara dapat berlaku disiplin dengan menghidupkan lampu utama.

Dengan demikian, apabila pengendara lain dari arah berlawanan datang, pengendara bisa berhati-hati ketika melihat lampunya bercahaya terang. “Banyak gunanya menghidupkan lampu utama, apalagi dalam keadaan jarak pandang lebih pendek seperti saat ini,”ungkapnya.

Meskipun demikian, Novi mengharapkan pengendara juga tidak berlaku sembrono dengan memacu kendaraan lebih cepat. Apalagi, ugal-ugalan dijalan.

“Lampu utama tadi jadi sia-sia, jika pengendara ugal-ugalan dan melaju cepat kendaraannya,”pungkasnya. (vai)