Sabtu, Desember 10, 2022

KAMMI Bengkulu akan Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu – Menanggapi wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintah Pusat, Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu jemput Aspirasi Masyarakat, dan dipastikan akan melakukan aksi penolakan di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, pada Senin, 5 September 2022.

Sebagaimana disampaikan Ketua Kebijakan Publik KAMMI Daerah Bengkulu, Aditya Andela Pratama, mereka akan melakukan aksi penolakan wacana kenaikan BBM dengan estimasi massa sebanyak 200 orang.

“Kita sudah dengar keluhan rakyat, jadi Senin nanti kita akan gelar aksi kepung DPRD Provinsi Bengkulu dengan target massa aksi 200 orang. Tuntutan kita jelas tolak wacana kenaikan harga BBM. Sebagai bentuk perlawanan terhadap Pemerintah yang tak punya empati terhadap kondisi rakyat hari ini,” ujar Adit, Sabtu (3/9).

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Umum KAMMI Daerah Bengkulu, Ricki Pratama Putra, S.H.CPM, disampaikannya bahwa yang mereka jemput aspirasi rakyat untuk memperkuat alasan, bahwa memang wacana menaikan BBM belum tepat dilakukan, dan bertentangan dengan kemauan dan kemampuan rakyat.

“Ya, Benar, KAMMI Daerah Bengkulu akan melakukan Jemput Aspirasi, hal ini kami lakukan untuk memperkuat landasan menolak wacana kenaikan BBM. Karena kami ingin, apa yang kami suarakan benar-benar keinginan rakyat. Bukan hanya sekedar kajian teoritis dan keresahan akademis kami sebagai Mahasiswa,” kata Ricki.

Ricki juga menyampaikan,bahwa wacana kenaikan BBM ini sangat mengkhawatirkan, karena bertentangan dengan kemauan dan kemampuan masyarakat, khususnya kemampuan masyarakat Bengkulu.

“Tentu kita yakin wacana ini, bertentangan dengan kemauan dan kemampuan rakyat banyak, ditambah kita khawatir bahwa kenaikan BBM akan berdampak pada terjadinya inflasi. Padahal kita sedang berjuang bersama memulihkan kembali perekonomian dampak dari Pandemi. Jika kenaikan harga ini tetap dilakukan artinya Pemerintah khianat terhadap rakyatnya,” ujarnya.

Ricki juga menyinggung bahwa Negara jangan terus-terusan menyengsarakan rakyat.

“Negara harusnya jangan terus-terusan menyengsarakan rakyat dengan terus menambah beban rakyat. Mestinya pemerintah bisa mawas diri dan objektif menilai situasi. Hentikan ambisi-ambisi tak jelas, utamakan kepentingan rakyat, bila soal keuangan yang jadi kendala, kenapa pemerintah tidak tunda saja proyek proyek strategis nasional yang menguras banyak uang rakyat itu, kalaupun mau potong gaji, potong gaji dan fasilitas para pejabat negara yang membebani APBN kita, tiadakan staf milenial yang hanya menghabiskan uang negara juga bisa dilakukan” tegas Ricki. [**]

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru