Ilustrasi : Istimewa

Ilustrasi : Istimewa

KUPASBENGKULU.com, SELUMA – Dugaan Korupsi pengadaan perahu nelayan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Seluma tahun anggaran 2013 sumber anggaran APBD Seluma total anggaran Rp 600 juta hingga saat ini masih tahap Pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) oleh tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tais.

“Hari ini dua orang yang dimintai keterangan yakni Bendahara dan panitia pengadaan,”Ungkap Kepala Kejari Tais Yusnani melalui Kasi Pidsus Toni Indra Senin (11/5/2015).

Toni mengatakan sejauh ini pihaknya telah memanggil lima orang PNS di dinas terkait yang terlibat dalam pengadaan perahu dan mesin motor perahu tersebut.

“Masih tahap puldata dan pulbaket, jika nanti memang ada indikasi tentu akan kita tingkatkan ketahap selanjutnya,” janjinya.

Bergulirnya kasus tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan papan perahu bantuan tersebut terbuat dari papan cor selain memanggil pihak dinas terkait tim penyidik pidsus juga meminta keterangan kepada 28 kelompok nelayan penerima perahu.(cee)