Jemaah Sulu Rejang Lebong

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Serda Alimudin (40), yang tercatat sebagai salah satu Jemaah Suluk Tarekat Naqsabandiyah asal Sumbawa Nusa Tenggara Barat meninggal dunia. Diketahui, korban merupakan seorang Babinsa Koramil 02 Empang, Kodim 1607 Sumbawa. Lagi-lagi, penyebab meninggalnya adalah keletihan dan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu (28/6/2015).

(Berita terkait: Dehidrasi Jemaah Suluk Naqsahbandiyah Meninggal Dunia)

Korban sempat mendapatkan perawatan dari tenaga medis di lokasi tarekat, kemudian langsung dirujuk ke RSUD Curup.
Status korban sebagai anggota TNI, dibenarkan oleh Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Kav Sugi Mulyanto melalui Pasi Intel Kapten inf Botani Kenedi. Botani menjelaskan, sebelum mengikuti kegiatan suluk tersebut, korban mengajukan izin dan juga mengurus administrasi tanah di Banda Aceh.

(Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Jemaah Suluk Rejang Lebong)

“Kita sudah berkoordinasi dengan tempat almarhum bertugas, setelah ini kita akan memantau seberapa banyak jumlah anggota yang ikut suluk ini,”terang Botani.

Ketua Panitia Suluk, M Edy Rusman menjelaskan, pihaknya menemukan korban dalam kondisi lemah di dalam kelambunya. Kemudian panitia membawa korban ke klinik, namun masih memerlukan bantuan medis.

“Oleh karena itu, kita bawa dia ke RSUD Curup, padahal dia tidak pernah sakit, bahkan sampai Subuh tadi masih sehat-sehat saja,”ungkap Edy.

Dugaan sementara, korban keletihan setelah lebih dari seminggu mengikuti kegiatan suluk. Korban kemudian dibawa ke RSUD Sabirin, Lubuklinggau, sebelum akhirnya diantar kembali ke Sumbawa, NTB. Meskipun demikian, lanjut Edy, adik korban masih sehat dan terus melanjutkan kegiatan yang belum selesai. Namun, adik korban tersebut sempat mengantar jenazah sang kakak ke RSUD Curup. (vai)