Kapolres Kepahiang, AKBP. Sudarno

Kapolres Kepahiang, AKBP. Sudarno

kepahiang, kupasbengkulu.com – Kepala SMPN 04 Bermani Ilir, Leka Suyati diduga menjadi korban pencurian dan kekerasan (Curas) di Simpang Cinta Mandi, Senin (10/11/2014) sekitar pukul 07.32 WIB. Benar tidaknya laporan tersebut, diinfokan warga tengah diselidiki pihak Kepolsian Sektor (Polsek) Bermani Ilir.

Dikonfirmasikan, Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno melalui Kabag Ops Rudy S tidak menampik akan adanya laporan curas tersebut.

Untuk kebenaran dari laporan itu, pelapor mengaku masih diselidiki atau tengah diperiksa oleh anggota penyidik kepolisian setempat.

“Memang kami telah mendapatkan laporan curas di Simpang Cinta Mandi. Sekarang ini masih diselidiki dengan meminta keterangan dari pelapor,” kata Rudy.

Adapun kronologis curas yang dilaporkan, bermula dari perjalanan Kepsek menuju ke tempat tugasnya di Desa Cinta Mandi.

Setibanya di persimpangan menuju ke lokasi sekolah, Kepsek tiba-tiba ditempel oleh tiga orang pria tidak dikenal menggunakan sebo.

Dibawah ancaman sajam, salah satu pelaku meminta paksa Kepsek menghentikan laju sepeda motor jenis Honda Revo yang digunakannya.

“Dari keterangan pelapor, selain dengan pelaku menggunakan sebo, pelaku menggunakan sepeda motor revo warna hitam merah,” terang Rudy.

Pasca laporan tersebut, pelapor diinformasikan sempat pingsan dan dirawat di Puskesmas yang ada di Kelurahan Keban Agung, Kecamatan Bermani Ilir.

Selanjutnya, korban melaporkan perihal yang dialaminya ke polsek setempat.

“Sekarang ini bersangkutan masih dimintai keterangannnya,” singkat Rudy.(slo)