petinggi partai politik yang menghasilkan kesepakatan Kelutum di Bengkulu Selatan

petinggi partai politik yang menghasilkan kesepakatan Kelutum di Bengkulu Selatan

kupasbengkulu.com – Tiga Parpol di Bengkulu Selatan berkoalisi, yaitu Demokrat, Golkar versi AL, dan PPP versi Romi sepakati hasil pertemuan Kelutum Minggu, (12/7/2015) pukul 00.00 Wib.

Salah satu kesepakatan tersebut diantaranya, yaitu ketiga Parpol ini sepakat berkoalisi dalam menghadapi Pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi akan berlangsung.

Pertemuan dirumah ketua Partai Demokrat itu selain menghasilkan koalisi tiga partai politik ini, juga menyepakati nama – nama calon bupati Bengkulu Selatan yang akan diuusung oleh parpol koalisi ini nantinya.

Selain Dirmwan Mahmud, ada 4 nama lainnya yang dimunculkan dalam bursa calon Bupati Bengkulu Selatan ini, kata juru bicara Partai kualisi Anuar Hamid yang juga merupakan ketua DPC Partai Golkar versi AL Bengkulu Selatan ini.

“Selain H Dirwan Mahmud, kami juga memunculkan nama mantan Sekda Kab H. Z Abidin Merahli, Mantan wakil Bupati H Jani Hairin, H Syarifuddin Sabana, dan Anuar Sanusi” ucap Anuar.

Kelima nama ini sengaja di munculkan, agar masyarakat dapat menilai siapa di antara nama calon bupati Bengkulu Selatan yang akan diusung parplol kualisi ini yang dapat dapat diterima masyarakat BS, ujar Anuar Hamid.

Menurut Anuar, dalam waktu dekat partai koalisi ini selain Demokrat, PPP dan Golkar. Yaitu Partai Nasdem dan Hanura juga akan bergabung dalam kualisi Parpol dalam menghadapi Pilkada.

Diharapkan kepada masyarakat untuk dapat menentukan sikap dan memberikan masukan saran siapa nantinya dari kelima nama ini, yaitu Dirwan Mahmud, Z Abidin Merahli, Jani Hairin, Syarifuddin Sabana dan Anuar Sanusi yang pantas akan memimpin daerah ini kedepannya nanti, kata Anuar.

Ditambahkan ketua Partai Demokrat Faizal Mardianto SH, sekaligus motor penggerak kesepakatan Kelutm ini. Dikatakannya, dari kelima nama yang dimunculkan ini masih bisa berubah.

“Kami tidak mengunci dari ke lima nama ini yang nantinya siapa yang akan kita usung menjadi Calon bupati dan calon wakil Bupatinya. Bsa saja berubah, yang pasti kami tidk mau calon yang akan diusung menjadi Bupati dan wakil Bupatinya itu setelah menjadi bupati dan wakil bupati nantinya tidak bermanfaat, membahayakan daerah dan masyarakatnya dan mubazir. Yang jelas calon yang akan disung nantinya itu setelah jadi dapat bermanfaat bagi daerah dan masyarakat. Oleh sebab itu kami sangat mengharapkan tanggapan dari masyarakat atas ke Lima nama ini,” pungkas Faizal mardianto. (tom)