Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com -Terdapat 20 Puskesmas di Kota Bengkulu, namun hanya ada tiga Puskesmas yang emiliki apoteker, artinya daerah ini kekurangan 17 apoteker agar pelayanan kesehatan menjadi maksimal.

Sebenarnya, menurut Kepala Dinas Keshatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Herwan Antoni menjelaskan pihaknya mempunya tujuh orang apoteker yang menjadi pekerja di Kota Bengkulu. Hanya saja untuk tujuh apoteker tersebut dibagi, empat diantaranya diletakkan di UPTD dan Dinkes yang semuanya bergelar Diploma 3. Sedangkan tiga orang lainnya ditetapkan di pukesmas dan begelar Strata 1.

“Apoteker ada 7 orang, ada perbantukan untuk Dinkes. Harapan kita minimal 1 apoteker. Untuk pelayanan meracik obat cukup D.III tapi bagusnya S1,” kata Herwan.

Ditambahnya, kondisi memang sejak berdirinya Dinkes tersebut. Namun, saat ini belum pasti ada penambahan untuk tenaga apoteker ini karena pihaknya masih fokus ke Rumah Sakit Kota Bengkulu.

“Mereka setelah ini lebih banyak diperuntukkan di rumah sakit. Kondisi selama ini seperti ini belum ada lengkap apoteker.Sejak dulu data-datanya seperti ini,” tambahnya.

Untuk mengatasi hal ini, saat ini Dinkes telah menetapkan tenaga kerja kontrak selama setahun sebanyak empat orang.

“Ada empat orang PTT yang ditetapkan di Pukesmas baru masuk mereka tidak tetap di pukesmas, tapi kita peratahankan mereka,” ujarnya.

Selain apoteker yang miris, pihak Dinkes juga kekurangan tenaga kerja untuk pukesmas dan RS Kota Bengkulu. Dimana seharusnya tenaga kerja seperti dokter tersebut dibutuhkan dua orang di setiap pukesmas.

“Kekurangan tenga dokter umum dan gigi. Kalau Umum 17 kita butuhkan 20, kalau standar 2 umum tapi saat ini merangkap. Seharus ada satu dokter yang stanbay di setip pukesmas. Juga dokter gigi kita juga ada ttiga orang dipukesmas sekota ada tujuh,” demikian Herwan.(dex)