Selasa, Agustus 16, 2022

Kriminalitas di Perbatasan Bengkulu-Sumsel Butuh Perhatian Serius

Baca selanjutnya

Kupas News – Tingginya angka kriminalitas di kawasan perbatasan antara provinsi Bengkulu-Sumatera Selatan, yakni di kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Seperti diketahui, di wilayah kecamatan Binduriang sering terjadi tindak pidana pembegalan, pembunuhan, perampokan dan narkoba. Belum lama ini, polisi berhasil mengungkap kepemilikan senjata api jenis rakitan dan menangkap bandar narkoba di daerah tersebut.

Menyikapi itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Guntur Setyanto M.Si menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral bertempat di rumah dinas Bupati Rejang Lebong, Sabtu (11/09). Rakor dihadiri juga oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Kajati Bengkulu Agnes Triani SH MH, Kepala BNN Provinsi Bengkulu Supratman, Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Hari Prasojdo SH MH, Diresnarkoba Kombes Pol Roh Hadi S.IK MH, Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Guntur Setyanto, M.Si dalam rakor mengapresiasi kinerja Kapolsek Padang Ulak Tanding dan seluruh personil terkait pengungkapan dan penangkapan bandar narkoba dan senjata api rakitan. Ia mengatakan berdasarkan keterangan anggota di lapangan tidak ada pernyataan yang menyatakan bahwa masyarakat binduriang dinilai tidak kooperatif, masyarakat Binduriang dinilai telah membantu personil Polri pada saat ingin membawa tersangka dan barang bukti.

“Dengan indikasi ditemukan adanya amunisi dari berbagai jenis senjata tentunya kita harus meningkatkan kewaspadaan dikarenakan tidak menutup kemungkinan masih adanya senjata api rakitan yang sampai saat ini belum ditemukan dan belum diketahui,” kata Kapolda.

Selain itu, terkait wilayah–wilayah rawan yang berbatasan Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Selatan nantinya akan dilakukan koordinasi guna mencari solusi dan tata cara penanganan wilayah yang dianggap rawan. menurutnya perlu dilakukan perlakuan khusus dan penanganan khusus di daerah perbatasan Lubuk Linggau dan Rejang Lebong terkait dengan rawannya aksi kejahatan.

Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan menindaklanjuti pengungkapan kasus narkoba dan senjata api rakitan tersebut diperlukan peran serta masukkan baik dari segi pemerintahan, keamanan maupun tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. Dirinya menjelaskan bahwa untuk situasi di Kecamatan Binduriang sampai dengan saat ini kondusif, namun yang membuat situasi menjadi tidak kondusif bukan dari warga setempat, melainkan adanya provokasi dari pihak lain.

“Menindaklanjuti agar menurunnya tingkat kejahatan di kabupaten Rejang Lebong perlunya dikeluarkan himbauan larangan pesta malam dan terkait larangan pesta malam tersebut perlunya penekanan dari pemerintah daerah yang didasari oleh peraturan daerah, peraturan Bupati dan kesepakatan,” ujar Gubernur Rohidin.

Dilain sisi tokoh masyarakat, Ahmad Hijazi yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong menyampaikan, perlu dilakukannya pendekatan secara struktural untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Masyarakat di Kecamatan Binduriang menolak keras terkait persoalan Narkoba dan kejahatan lainnya dan mendukung pihak keamanan untuk memberantas kejahatan yang terjadi di daerah ini,” kata Hijazi. (tribrata)

Editor: Irfan Arief

Harga Sawit Merangkak Naik, Cangkang Sawit Jadi Nilai Tambah

Kupas News, Bengkulu – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bengkulu ditetapkan terendah Rp1.511 dan Harga Tertinggi Rp2.020 per Kg dengan toleransi harga...

Keluarga Korban Sodomi Polisikan Oknum Pensiunan ASN

Kupas News, Rejang Lebong – Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong menangkap seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Rejang...

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Terbaru