dua truk batubara bertabrakan usai langar rambu lalulintas

dua truk batubara bertabrakan usai langar rambu lalulintas

Lebong, kupasbengkulu.com – Ulah sopir truk pengangkut batu bara (BB) bisa terbilang nekat, bagaimana tidak setelah melanggar rambu lalu lintas (verbodden) di ruas jalan kelurahan Pasar Aman truk BB Arafat Muda (AM) yang dikemudikan Oma Anzari (21) warga desa Talang Kering Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara menabrak buntut truck BB Uram Familu (UF).

Akibatnya, sopir Truck AM, Oma terjepit di bagian depan dan mengalami luka yang cukup serius di bagian kaki kiri.

Data terhimpun, aksi kecelakaan lalu lintas ini terjadi sekitar, Kamis (11/6/2015) pukul 04.45 WIB berawal dari ketika tiga unit Truck melaju secara beriringan dari arah Kelurahan Kampung Jawa menuju Muara Aman untuk melaju ke arah BU dengan muatan batu bara.

Dalam perjalanan tepatnya diruas jalan kelurahan Pasar Muara Aman, terdapat Verboden yang setiap malamnya dijaga oleh warga sekitar. Namun meski ada yang menjaga pos tepatnya di depan Verboden tersebut Truck BB tersebut nekat menerobosnya. Tak lama menerobos truck yang dikemudikan Oma Anzari yang berlambang AM nopol BD 8982 AU yang berada pada nomor 3 dari dua truck yang ada didepannya, secara sepontan menabrak bagian belakang truk yang sama-sama mengangkut BB berlambang UF tepat didepannya.

Oma mengalami cidera dibagian kaki kiri akibat terjepit dibagian depan mobil. Beruntung warga sekitar yang mendengar kegaduhan tabrakkan tersebut langsung menuju kelokasi dan membantu mengeluarkan Oma dari dalam mobil dengan kondisi terjepit tersebut dan nyaris tertimbun oleh muatan BB dalam truck yang ditabrak didepannya.

Mungkin karena panik dan jarak antara truck yang dikemudikannya dengan truck didepannya sudah dekat, sehingga kecelakaan dengan menabrak bagian belakang truck yang ada didepannya tersebut tak terhindari.

“Jujur, kejadian ini benar-benar diluar kesadaran saya. Padahal tadi malam saya tidur cepat dan saya tidak ngantuk. Kondisi mobil (rem, red) juga dalam keadaan normal,” ujar Oma ketika diwawancarai.

Nahas bagi Oma ketika baru kali ini mencoba menerobos Verboden lantaran mengikuti laju Truck yang didepan sehingga menabrak bagian belakang truck lain.

Beruntung warga sekitar segera membantu saya dalam kondisi terjepit dibagian depan truck yang ia kemudikan. Untuk penanganan lebih lanjut, saat ini lakalantas yang terjadi sesama truck pengangkuy BB ini sudah ditanganin pihak Satlantas Polres Lebong yang telah turun ke lokasi kejadian.(spi)