Ilustrasi : Istimewa

Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Dua orang pemuda, Herianto (19) warga Karang Anyar, Curup dan Mandala (21) warga Duku Ilir terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup lantaran berada dalam keadaan kritis.

Herianto menderita luka tusuk sedalam 10 centimeter (Cm) di punggungnya, sehingga membuatnya nyaris kehabisan darah. Pendarahannya semakin parah, karena diketahui juga ada luka menganga dibagian perutnya. Sedangkan Mandala, nyaris kehilangan tangan kirinya karena terkena sabetan senjata tajam. Darah juga terlihat banyak mengucur dari perutnya. Kejadian tragis tersebut terjadi di Lapangan Setia Negara, Minggu dini hari (28/6/2015) sekitar pukul 03.15 WIB.

Sayangnya, keluarga korban yang ditemui di RSUD Curup sama-sama tidak ada yang ingin buka mulut, terkait peristiwa tragis yang menimpa dua korban. Namun, data yang terhimpun di lapangan, diduga berawal dari ribut mulut antara dua kelompok yang sama-sama sedang ‘nongkrong’ di lapangan Setia Negara, akhirnya terjadi perkelahian maut antar dua kelompok tersebut.

Beberapa pemuda yang terlibat dalam pertarungan maut ini juga diduga sedang dalam kondisi mabuk, karena ditemukan tuak di lokasi kejadian. Kemungkinan, perkelahian maut tersebut terjadi pada lebih dari 50 orang. Petugas kepolisian yang langsung meluncur ke lokasi, berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa senjata tajam mulai dari pisau hingga pedang samurai.

Namun, belum ada kepastian tentang siapa pelaku pembacokan kepada dua korban, juga senjata yang digunakannya. Namun, pihak kepolisian terlihat masih berjaga di IGD RSUD Curup, untuk menghindari kemungkinan terburuk di tempat tersebut.

“Kita mencoba menghindari kemungkinan terburuk, seperti keributan lanjutan antara keluarga korban, sehingga perlu kita lakukan penjagaan disini,”ungkap Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto.

Dirmanto menambahkan bahwa sejumlah keterangan dari warga sekitar yang ada di lokasi sudah di ambil. Tetapi, lanjut Dirmanto, untuk menentukan siapa dan identitas pelaku penganiayaan masih perlu di dalami lantaran kedua korban masih di rawat di RS dan belum dapat memberikan keterangan.

“Namun, dari informasi yang terhimpun sementara, sejumlah ciri – ciri remaja serta warga yang terlibat sudah kita kantongi,” demikian Dirmanto. (vai)