Curug Temedak

Curug Temedak

kepahiang, kupasbengkulu.com – Dulunya, makhluk gaib penunggu air seperti “duguk” sangat ditakutkan oleh warga terutama yang bermukim di sekitar aliran air sungai musi. Sosok mahkluk yang mirip dengan seekor kera itu, dimitoskan juga menjadi salah satu penunggu Curug Temedak (Aliran Air Sungai Musi) yang ada di wilayah Desa Temedak, Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang.

Keberadaan duguk yang kononya tidak jarang ditemukan oleh warga saat sedang memancing disekitar curug dengan ketinggian yang tidak begitu tinggi ini, dipercayakan dapat melihatnya disaat kondisi cuaca sedang panas disertai dengan gerimis hujan dan pada malam hari.

Duguk itup un selalu menampakkan dirinya pada sebuah batu besar yang terdapat disalah satu sisi sungai. Dari wujudnya yang mirip dengan seekor kera berbadankan ular, tentunya penampakkan itu membuat siapa pun yang melihatnya lari ketakutan bahkan jera untuk kembali ke sekitar lokasi di mana duguk itu kerap menampakkan diri.

Dari mulut ke mulut, cerita makhluk misterius yang menakutkan itu, akan menampakkan wujudnya dengan diawali berdatangannya berbagai jenis ikan. Jika warga yang tidak memahami akan petanda itu, terutama bagi yang sedang memancing ikan, akan hanyut dalam hasil tangkapan hingga akhirnya tidak menyadari kedua matanya akan mengarah atau melihat ke sosok makhluk bertubuh kecil berbulu seperti kera yang tidak lain adalah sosoknya si duguk.

Penampakan duguk yang sering diceritakan warga ketika memancing di lokasi potensi wisata Curug Temedak tersebut, tepatnya adalah sebuah cerita yang melegenda diceritakan oleh para orang tua terhadap anak cucunya yang suka memancing ikan ke aliran air sungai musi. Benar atau tidak, adanya makhluk gaib di Curug Temedak ini dibumbui atau diperkuat dengan cerita duguk pernah tertangkap oleh salah seorang warga yang sedang menjaring ikan. Bersamaan dengan itu, si pemilik jaring ikan, mendapat banyak hasil tangkapan hingga akhirnya jatuh sakit dan disembuhkan setelah menggelar ritual disekitar lokasi terjaringnya si duguk.

Sebagai sebuah cerita yang melegenda di tengah masyarakat dulunya, mitos duguk sebagai penunggu Curug Temedak secara berangsur tidak lagi menjadi hal yang menakutkan. Malahan warga yang hobinya memancing, sangat nyaman alias kerasan saat memancing ikan dilokasi di Curug Temedak. Itu tidak lebih dikarenakan oleh keindahan alam Curug Temdak dan banyaknya ikan yang bernaung didalamnya.

Seperti dikemukakan salah seorang pemancing yang juga kerap diceritakan tentang mitos duguk penunggu Curug Temedak, hampir setiap hari Curug Temedak didatangi oleh banyak warga yang ingin memancing ikan sekaligus menikmati keindahan alam Curug Temedak.

“Kita tidak dapat menyangkal akan keberadaan makhluk gaib disekitar kita. Tetapi, itu tidak bisa terlalu dipikirkan, karena yang namanya mahkluk gaib tidak ada habisnya untuk kita bicarakan keberadaannya di dunia ini, sekalipun itu di Curug Temedak,” kata Heriansyah warga Kelurahan Padang Lekat.(slo)