Pembangunan di Bengkulu Selatan

KUPASBENGKULU.com, BENGKULU SELATAN – Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan dan sekitarnya dalam beberapa bulan terakhir ini, mengakibatkan banyak sumur warga di Kabupaten Bengkulu Selatan kekeringan.

Yang lebih menyakitkan lagi, seperti yang dialami warga Rt 8 Jalan Sersan Harun Kelurahan Gunung Ayu Kota Manna dan sekitarnya ini. Bak kata pepatah, sudah jatuh ditimpa tangga pula. Sumur kering, air PDAM tak mengalir, beginilah keadaan warga Kelurahan Gunung Ayu sekarang ini.

Ismaun(50) Warga setempat, mengeluhkan air PDAM yang setiap harinya selalu mengalir kini tak menetes lagi.

Menurut dia, tidak mengalirnya lagi air PDAM itu akibat adanya pembangunan jalan dua jalur Simpang Raswi – Gunung Ayu.

“Pipa induk PDAM yang terkubur di dalam tanah itu diangkat oleh alat berat hingga rusak, dan tanpa ada solusi lainnya. Sepertinya pihak Kontraktor tidak memikirkan warga yang membutuhkan air bersih dari PDAM itu. Begitupun dari pihak PDAM tidak memberikan alternatif lain,” terangnya.

Karena di rumahnya tidak mempunyai sumur, Ismaun dan keluarganya terpaksa membeli air yang diantar oleh orang PDAM Tirta Manna.

“Satu tanki kami beli Rp 140 ribu, ini saya bagi dua sama Yuiana (51) tetangga depan rumah,” Kata Ismaun.

Ditambahkan Jakri tetangga Yuliana, dirinya sebelumnya juga berencana untuk membeli air dalam tanki PDAM, namun tidak jadi karena harga per tankinya tiba-tiba naik dari Rp 140 ribu menjadi Rp 150 ribu per tankinya.

“Seharusnya kami pelanggan PDAM Tirta Manna ini tidak bayar, karena ini merupakan tanggung jawab pihak PDAM. Kami pelanggan merasa dirugikan akibat adanya pembangunan jalan dua jalur hingga merusak pipa PDAM itu. Kami warga kelurahan Gunung ayu ini tidak mendapat pasokan air bersih lagi, ditambah bersamaan datangnya musim kemarau ini. Sekarang kami mandi dan ambil air kesungai,” ungkap Jakri .
Ditambahkan Jakri, seharusnya juga pemerintah Bengkulu Selatan sebelum melaksanakan pembangunan itu hendaknya terlebih d ahulu memikirkan dampak dari pembangunan tersebut dan dicarikan solusinya.

“Jangan asal bangun saja,” ujarnya kesal.(tom)