Kondisi Jalan Desa Talang Ulu yang masih ditangani oleh Dinas PU Akibat Longsor

Kondisi Jalan Desa Talang Ulu yang masih ditangani oleh Dinas PU Akibat Longsor

 

Lebong, kupasbengkulu.com – Kabupaten Lebong masuk dalam salah satu daerah rawan bencana, terutama banjir dan tanah longsor. Namun sampai saat ini BPBD Lebong belum memiliki peralatan yang memadai untuk penanganan apabila terjadi bencana. Dengan keterbatasan inilah yang menyebabkan tindakan cepat dan tanggap dari BPBD sering terhambat.

Kepala BPBD Lebong Drs Syamsul Bahri melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Warjito mengatakan, dari 114 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Lebong, 60 persen diantaranya merupakan desa yang tergolong rawan bencana. Potensi bencana yang ada di lebong ini cukup banyak, namun yang rutin terjadi setiap tahun yakni bencana banjir, bencana Longsor, bencana kebakaran, yang tersebar hampir diseluruh Kecamatan.

“Untuk bencana banjir rawan terjadi di sepanjang aliran Sungai Air Ketahun terutama di Kecamatan Lebong Utara, Kecamatan Uram Jaya. Rawan banjir juga terjadi di Wilayah Kecamatan pelabai yang di Lalui Sungai Air Santan. Untuk Bencana Longsor rawan Terjadi di Sepanjang jalur Lintas Lebong- Bengkulu Utara, Jalur Lebong-Curup dan jalur Muara Aman- Pinang Belapis,” jelas Warjito.

Dengan keterbatasan alat tersebut, Warjito mengatakan jika BPBD tetap berkomitmen dan akan berusaha tetap bertindak sigap serta cepat jika adanya bencana melanda Kabupaten Lebong. Disamping itu, BPBD tetap mengupayakan kekurangan peralatan tersebut untuk menunjang kinerja dari BPBD sendiri.

“Walaupun kita memiliki kekurangan, tapi hal tersebut tidak menjadi alasan bagi kita untuk tidak menjalankan tugas. Namun untuk menunjang kinerja, kita tetap mengusulkan pengadaan alat berat melaui APBD maupun Proposal ke BNPB namun belum di penuhi,” sambung Warjito.

Kondisi daerah Lebong yang rawan bencana juga menjadi perhatian serius bagi Komandan Kodim 0409/ Rejang Lebong Letkol. Kav. Hendra S Nuryahya, SH. Pada saat terjun ke lokasi longsor di Desa Kota Donok beberapa waktu lalu, ia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya harus Siap dan Sigap ketika ada bencana yang terjadi. Penanganan bencana Harus Cepat dilakukan.

“Saya sudah meminta seluruh koramil-koramil melakukan pendataan daerah daerah yang rawan bencana sehingga kita bisa memberikan masukan kepada Pihak terkait untuk upaya Pencegahan dengan bersiaga dan langsung turun kelokasi Kejadian bencana alam yang terjadi di kabupaten Lebong. Penanganam bencana Harus Cepat dilakukan,” demikian Dandim.(spi)