Ilustrasi tersambar petir

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Meninggalnya dua orang pendaki di Bukit Kaba Kabupaten Rejang lebong akibat disambar petir, membuat pihak Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu memberikan peringatan dini kepada masyarakat Bengkulu untuk lebih waspada.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno BMKG Bengkulu, Pebri Surgiansyah, memprediksi Kota Bengkulu akan dilanda hujan dengan intensitas sedang. Sementara, empat kabupaten lain, yakni Lebong, Kepahiang, Rejang Lebong, dan Bengkulu Utara diprediksi dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

“Peringatan dini diberikan untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu,” katanya, Senin (18/01/2016).

Pebri mengatakan, prediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ini diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari. Dia juga menyebut angin di wilayah Bengkulu bertiup dari arah barat hingga timur dengan kecepatan angin 05–36 kilometer per jam. Sedangkan untuk arah dan kecepatan angin di Perairan Bengkulu, bertiup dengan kecepatan 05–14 knots.

“Untuk di Perairan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dan Samudera Hindia Barat Bengkulu bertiup dari barat ke tenggara dengan kecepatan 08–16 knots dengan kondisi cuaca hujan sedang hingga lebat. “Gelombang di tiga perairan Bengkulu rata-rata dengan ketinggian 0,5 hingga 1,5 meter,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu sewaktu-waktu.

“Kami menghimbau untuk terus berhati-hati. Terlebih juga kepada para nelayan karena tidak menutup kemungkinan juga akan ada gelombang tinggi,” pungkasnya. (val)