Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat bertemu Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono, dan didampingi oleh Kadis PU Provinsi Bengkulu Andi Rosliansyah.(foto : Istimewa)


Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat bertemu Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono, dan didampingi oleh Kadis PU Provinsi Bengkulu Andi Rosliansyah.(foto : Istimewa)

jakarta, kupasbengkulu.com- Untuk percepatan pembangunan Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, Jumat (21/11), kembali mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengusulkan pembangunan jalan lintas Bengkulu Tengah yaitu jalan Bengkulu-Lubuklinggau.

Dihadapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, memaparkan pentingnya pembangunan jalan ini bagi Provinsi Bengkulu. Sebab ini merupakan jalan bagi Provinsi Bengkulu untuk menghidupkan Pelabuhan Pulau Baai sebagai pelabuhan ekspor.

“Kita ingin jika akses jalan Bengkulu-Lubuklinggau ini dibangun hasil perkebunan maupun pertambangan di wilayah Sumatera Selatan bisa diekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai. Kondisinya sekarang, jalan masih banyak yang menikung, dan bertahap sedang dilakukan pelurusan agar memudahkan mobil angkutan melalui ruas jalan ini,” kata Gubernur Junaidi, Minggu (23/11) kepada kupasbengkulu.com.

Menanggapi Hal ini, Menteri PU, Basuki Hadi Muljono, meminta pihak Pemprov Bengkulu untuk menyiapkan peta jalan Bengkulu-Lubuk Linggau, dan meminta pekerjaan pokok yang paling penting yang akan dilakukan untuk pembangunan jalan Bengkulu-Lubuklinggau ini.

“Keinginan Menteri PU ini akan kita siapkan secepatnya, dan telah saya sampaikan kepada Bapak Menteri pekerjaan pokok yang paling penting dilakukan adalah pembangunan jalan Nakau-Kepahiang,” beber Junaidi.

Selain itu, kata Junaidi, telah disampaikan juga usulan pembangunan jalan ring road, dan meminta Menteri PU untuk menguatkannya soal usulan ini saat rapat kabinet.

“Kita juga laporkan kondisi ruas jalan Lintas Barat Sumatera Bengkulu-Padang, yang kondisinya saat ini rawan abrasi,” tambah Gubernur.

Disisi lain, dirinya juga melaporkan soal Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Kota Bengkulu, Seluma, dan Bengkulu Tengah.

“Insya Allah pembangunannya akan dimulai pada tahun 2015 melalui proyek multiyears Kementerian PU,” tandas Gubernur.(coy)