Beranda KESEHATAN Rehabilitasi Narkoba BNN Belajar ke Biara di Thailand

Rehabilitasi Narkoba BNN Belajar ke Biara di Thailand

0
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno

kupasbengkulu.com – Pengurangan angka pengguna narkotika dan zat adiktif lainnya dengan cara rehabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional direncanakan akan merujuk ke Thailand.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala BNN provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno pada kupasbengkulu.com usai pertemuan dengan pejabat teras di kabupaten Bengkulu Tengah.

Dikatakan Djoko, cara rehabilitasi di Thailand diketahui dapat dengan cepat menghilangkan ketergantungan seseorang pada narkotika, sehingga dapat kembali hidup normal.

Dalam kunjungannya ke Thailand beberapa waktu yang lalu, Djoko menjelaskan bahwa di Thailand, tempat rehabilitasi bagi para pecandu dipusatkan di sebuah tempat peribadatan, sehingga selain mendapat pengobatan secara herbal, juga mendapat penguatan secara spiritual untuk tidak kembali terkait dalam lingkaran narkotika.

“Pengobatan dilakukan di Biara Thamkrabok, Bangkok. Sudah banyak yang sembuh dari ketergantungan dari narkotika, dengan sitem pengobatan herbal dan penguatan spiritual,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati kabupaten setempat, H Ferry Ramli SH MH, kepada kupasbengkulu.com, menyatakan dalam waktu dekat di wilayahnya akan didirikan BNN tingkat kabupaten.

Hal ini dirasa perlu, mengingat tingginya tingkat penyalah gunaan narkotika hingga “ngelem’ yang menghebohkan warga di Kecamatan Pondok Kelapa, namun badan untuk penanggulangan masalah tersebut malah belum didirikan.

Sementara itu, untuk pengobatan dan rehabilitasi pecandu dengan berkiblat ke Thailand, menurut Ferry juga cukup baik. Karena itu, ia meminta pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat untuk ikut membantu BNN kabupaten bila berdiri nanti.

“Karena akan ditunjuang penguatan lewat spritual dan religius, maka saya meminta MUI untuk berperan aktif,”pungkas Ferry. (vai)