Sidak DPRD Kota Bengkulu

Sidak DPRD Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Hasil sidak yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Kota Bengkulu dan mitra kerja dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kamis (30/07/2015) siang pada proyek pengerjaan trotoar dari satu titik yang dicek terungkap adanya indikasi “permainan” dan diduga pengerjaan dilakukan tidak sesuai spesifikasi.

Dari temuan tersebut ada beberap besi cor yang seharusnya menurut pengawas berukuran 12, ternyata hanya berukuran 10. Lalu saluran air belum dibersihkan, tapi bagian atas sudah dicor semen.

Kemudian bagian dalam drainase yang retak tidak diperbaiki lebih dulu sehingga rawan amblas. Selanjutnya pada pekerjaan itu juga tampak papan merek yang tak tahu dimana posisinya.

“Baru satu titik saja di simpang jam atau depan kantor satpol saja kita cek sudah ada temuan, kita minta pengerjaan segera diperbaiki mumpung masa kerja dalam kontrak masih panjang. Tadi juga kita lihat pakai koral,dan harusnya batu split,kita ingin lihat spesifikasi kontraknya seperti apa,jika memang tidak sesuai speks, harap segera diperbaiki” ujar Heri Ifzan.

Pada bahan temuan tersebut, Dewan bakal menindaklanjuti dan panggil PU dalam hearing.

“kita inginkan hasil perubahan dan spesifikasi kontrak,kita akan terus melakukan pengawasan sejumlah titik lainnya karena memang fungsi dewan yakni sebagai pengawasan,dan kami minta kepada masyarakat yang mencurigai adanya pengerjaan proyek yang asal asalan,maka laporkan saja ke kami atau ke aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sehingga dari temuan tersebut, Pelaksana Pugas (plt) Kepala Dinas PU kota Nuryansyah nampaknya kecewa, diapun langsung menasehati pengawas proyek agar benar benar melakukan pengawasan dengan teliti agar proyek yang dianggarkan sekitar 2 miliar rupiah itu mendapatkan hasil yang baik.

“Kita tidak bisa didiamkan saja, tugas pengawas proyek harus teliti dan jeli,jangan sampai dikerjai pelaksana. Saya minta semuanya dirombak lagi dan disesuaikan dengan kontrak kerja, nanti akan kami tinjau lagi. Kita tidak ingin adanya kecurangan disemua proyek, saya minta semua bekerja dengan serius dan jujur,” tegas Nuryansyah.

Disampaikannya, bahwa proyek perbaikan trotoar Kota Bengkulu ada sepanjang 686 meter dan dikerjakan dengan yang diingikan jangan asal jadi. Serta dalam hal itu juga, pihak PU kota akan minta kontraktor pelaksana untuk menjelaskan terkait temuan tersebut.

“Kita akan kembali sampaikan ke dewan kota tentang semua perbaikan ini, kita siap diundang untuk kembali hearing, kami PU kota komitmen bekerja secara profesional, dan kita inginkan semua pengawas proyek juga bekerja secara profesional,” demikian Nuryansyah.(dex)