ritual mengambil tanah saat tabut

ritual mengambil tanah saat tabut

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Tabut rutin dilaksanakan setiap tahun di Bengkulu. Perayaan Tabut tersebut dilaksanakan pada bulan Muharam selama 10 hari dimulai dari tanggal 1 hingga 10 Muharam,

Pada malam 29 Dzulhijah atau pada malam 1 Muharam sembilan kelompok Tabut Imam Senggolo melakukan ritual “pengambilan tanah” yang dikeramatkan di Kelurahan Anggut Bawah, Kelurahan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Ritual pengambilan tanah ini dimaknai bahwa manusia tercipta dari tanah dan akan kembali ke tanah.

Sebelum prosesi ritual pengambilan tanah dilaksanakan, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah membuka perayaan tabut yang bertempat di View Tower kota Bengkulu, dalam sambutannya Gubernur meminta kepada seluruh masyarakat Bengkulu untuk mempromosikan kebudayaan tabut baik melalui medsos, media cetak, media elektronik ataupun Media Lewat Mulut (MLM), sehingga kebudayaan tabut yang dilaksanakan secara turun menurun tersebut dapat dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

“Kalau semua yang ada di sini (masyarakat, red) mempromosikan tabut lewat Facebook, twitter, kepada 2 orang saja, mudah-mudahan tabut ini akan di kenal,” himbau Junaidi.

Pembukaan tabut tersebut ditandai dengan penabuhan Dol oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah bersama pejabat pemerintah dan Kepala SKPD Provinsi Bengkulu, pada malam pembukaan tabut tersebut juga dimeriahkan tari tradisional dan lagu daerah.(tin)