Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menyampaikan kepada seluruh masyarakat kota agar benar-benar teliti ketika membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa (takjil) karena tak selalu Disperindag melakukan pengawasan.

Kadis Disperindag Kota Erwan Syafrial Bahwa dalam bulan Ramadan ini banyak sekali pedagang takjil dadakan yang menyuguhkan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Dengan banyaknya pedagang takjil itu, maka pengawasan akan sedikit membutuhkan perhatian lebih ketimbang dihari biasa namun tidak setiap hai dilakukan.

“Ya selama ini kita hanya cek ke pasar dan gudang saja. Nah bulan ramadan ini pedagang makanan atau takjil sudah sangat menjamur, bisa dikatakan disetiap pinggir jalan pasti ada yang berjualan. Tentu akan sangat kesulitan jika hanya satu atau dua orang saja melakukan pengawasan, makanya kami harap masyarakat kota, khususnya warga muslim agar lebih teliti dalam memilih takjil untuk berbuka,” jelas Erwan.

Disampaikan pula bahwa tidak menutup kemungkinan adanya oknum pedagang yang menggunakan bahan pemanis buatan, pewarna buatan atau bahkan borak agar dagangan yang disajikan nampak menarik dan tahan lama.

“Sebab persaingan berjualan, ditambah lagi banyaknya penjual, maka para pedagang berpikir keras bagaimana dagangan disajikan bisa menarik perhatian dengan modal yang tidak begitu besar, misal dibuat dengan pewarna buatan agar menarik dan menggunakan pemanis buatan supaya lebih murah ketimbang menggunakan gula. Belum lagi, supaya dagangan bisa awet, ada saja oknum yang nekat gunakan bahan pengawet, jadi kami imbau sekali lagi agar semua masyarakat waspada dan teliti,” ujarnya.

Ditegaskan bahwa sewaktu waktu pihaknya akan melakukan pengecekan secara langsung dan tentu jadwalnya tidak akan dipublikasikan. “Pasti nanti kita cek lagi,sebelumnya kita sudah cek,ini berkala,tujuannya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota,” tutupnya.(dex)