Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Menjawab keluhan sejumlah jemaah salat berhadiah umroh,yang sudah tahu bahwa anggaran yang sudah dianggarkan Pemkot namun ketika diverifikasi mengalami pencoretan oleh Pemrov, melalui Kabag Humas Pemkot Dr Salahuddin Yahya memastikan bahwa pemkot tidak akan tinggal diam.

“Pemerintah kota tetap konsekuen dengan apa yang telah disepakati, kita tidak patah arang, kita akan cari formulasi formulasi baru. Pemerintah Kota Bengkulu berupaya untuk mencari format baru,” kata salahudin.

Disampaikan pula bahwa Pemkot tidak akan lepas tangan dengan persoalan yang ada saat ini. artinya lanjut Salahuddin bahwa keberangkatan para jama’ah untuk umroh tetap akan di upayakan.

“Hanya saja kalau kemarin formatnya sebagian besar akan kita berangkatkan tahun ini, ke depan formatnya akan kita ubah, kita sudah konsultasikan hal ini ke Kemendagri,” ujarnya.

Salahuddin menekankan, seluruh instansi yang terkait dengan program ini telah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meloloskan anggaran umroh gratis tersebut.

“Kita tidak pernah bersikap pasif. Berbagai upaya terus kita laksanakan, dan mohon bantuan doa dari para Jemaah, agar apa yang kita lakukan tidak langgar aturan hukum,” jelasnya.

Lebih jauh disampaikan pula bahwa Pemkot akan kembali berkoordinasi dengan pihak kementerian untuk mencari solusi penganggaran atas program ini. Menurutnya, Bengkuluku Religius merupakan salah satu program Pemerintah Kota yang termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bengkulu sehingga penganggaran umroh gratis ini seharusnya dimungkinkan.

“Sejatinya saya tak begitu memahami kenapa mata anggaran ini dibatalkan oleh Pemda Provinsi Bengkulu maupun DPRD Kota Bengkulu. Berdasarkan keterangan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Bengkulu, pihak Pemerintah Kota tidak diikutsertakan dalam pembahasan verifikasi Perubahan APBD Kota Bengkulu 2015,” tutupnya.(dex)