Illustrasi

Illustrasi

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Penggunaan bahan bakar solar di Provinsi Bengkulu saat ini mengalami penurunan sekitar 75 persen. Hal ini diungkapkan Sales Eksekutiv Retail, PT. Pertamina cabang Bengkulu, Sigit Witjaksono, Kamis (16/4/2015).

Dijelaskannya, penurunan penggunaan solar ini sebanyak 60 kilo liter per hari pada tahun 2015, dibandingkan dengan tahun 2014 penggunaannya sebanyak 260 kilo liter per hari.

“Penurunan ini disebabkan turunnya harga karet, yang menyebabkan tidak beraktifitasnya industri karet di Provinsi Bengkulu,” ungkap Sigit.

Selain itu, tambah dia, banyaknya aktifitas pertambangan batu bara yang tutup, menjadi salah satu pengurangan penggunaan solar ini.

Meskipun demikian, pihaknya tetap menyediakan stok bahan bakar solar seperti biasanya.

“Untuk solar stok kita cukup untuk 9 hari, sebanyak 3200 kilo liter,” tandasnya.(coy)