U

U

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Bengkulu Tahun 2016 telah diserahkan oleh Penjabat Gubernur, Suhajar Diantoro, kepada Pimpinan Satuan Kerja di wilayah Provinsi Bengkulu sebesar Rp 4,41 triliun.

Proses penerbitan DIPA tahun 2016 merupakan tahap akhir dari seluruh proses penyusunan APBN tahun 2016. Suhajar mengatakan sebagai tulang punggung utama pergerakan perekonomian di daerah, peran dana dari pemerintah di Provinsi Bengkulu masih besar. Berdasarkan instruksi Presiden Jokowi, dana tersebut haruslah diutamakan untuk belanja modal dan infrastruktur.

“Dibanding dengan daerah lain, peran pemerintah di Provinsi Bengkulu masih besar. Kalau di daerah lain peran dana dari pemerintah bagi pergerakan perekonomian hanya 10-15 persen saja, sisanya dari swasta dan masyarakat. Oleh karena itu dana harus diefisienkan dan diutamakan untuk belanja modal dan infrastruktur,” kata Suhajar, Kamis (17/12/2015).

Menurutnya pemerintah dalam hal ini hanya sebagai stimulan agar pergerakan perekonomian menjadi lebih baik. Dia meminta untuk memberi ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan penggunaan anggaran.

“Pemerintah harus mempergunakan dana ini dengan tepat sasaran agar terwujudlah perkembangan bagi perekonomian di daerah. Namun jangan menutup ruang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan,” tandasnya. (val)