Sawit Benteng

kupasbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terjun bebas (turun drastis,red) di Kabupaten Bengkulu Tengah membuat perekonomian para petani di daerah tersebut semakin terpuruk. Karena memang petani di kabupaten ini kebanyakan petani karet dan sawit.

Hal ini seperti yang dirasakan salah seorang petani sawit di kabupaten ini, Adnan Basri yang berhasil ditemui kupasbengkulu.com.

Menurut dia, sekitar empat bulan ini harga sawit turun drastis. Biasanya harga dijual ke pengumpul senilai Rp 800 per kilogram, dan sekarang harga hanya senilai Rp 650 per kilogramnya.

“Sementara kebutuhan keluarga sangat tinggi,” keluhnya. Rabu (09/09/2015) sambil menimbang hasil panen sawitnya.

Turunnya harga menjelang akhir tahun ini bahkan dirinya menduga adanya permainan pabrik atau memang harga yang sedang turun.

“Saya minta jangan sampai harga TBS anjlok lagi,” harapnya.

Sebab, kata dia, biaya produksi sawit ini sangat tinggi, seperti pupuk serta transportasi untuk mengangkut TBS ini.(adk)